Sandi Akui Retakan di Matraman Bukan Patahan
Sandi Akui Retakan di Matraman Bukan Patahan

Sandi Akui Retakan di Matraman Bukan Patahan

By Moksa Hutasoit | 14 Feb 2018 12:25
Jakarta, era.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meralat pernyataannya sendiri yang menyebut jalan retak di Berlan, Matraman, Jakarta Timur akibat patahan tidak aktif. Sandi mengaku telah berkordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan memastikan retakan tersebut bukan patahan tidak aktif.

"Teman-teman yang bersinergi dengan BMKG itu (bilang) tidak terkait dengan patahan," kata Sandi di Ok Oce Global Office, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Sandi kini balik meminta warga tidak panik dengan retakan tersebut. Padahal ucapan dia sebelumnya, soal adanya retakan di kawasan Berlan, itu bisa berdampak sangat luas.

"Jadi kita harus memastikan bahwa tidak ada kepanikan di masyarakat, bahwa retakan tersebut hanya karena pergesaran tanah," ungkap Sandi. Dia berencana memanggil sejumlah ahli untuk meminta masukan terkait urgensi membangun penyangga di sekitar daerah retakan.

Sebelumnya, Sandi mengungkapkan BMKG menemukan patahan tidak aktif di wilayah Jakarta Timur. Patahan itu berpotensi menimbulkan gempa. Patahan merupakan kondisi di mana terjadi pergerakan atau pergeseran batuan akibat gaya geologi. Menurut Sandi, patahan tidak aktif itu terdapat di wilayah Jatinegara dan Berlan, Matraman, Jakarta Timur.

Retakan di Matraman yang disangka Sandiaga sebagai patahan tidak aktif (Yohanes/era.id)

"Teman-teman dari BMKG mengatakan bahwa salah satu kewaspadaan yang harus kita tingkatkan adalah di sekitar wilayah Jatinegara atau wilayah yang dekat dengan Berlan ya, diprediksi ada patahan yang selama ini tidak aktif," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (13/2) kemarin.

Redaksi era.id yang coba mengonfirmasi ke BMKG, tegas-tegas membantah. Mereka memang sedang melakukan kajian untuk melihat potensi gempa di Jakarta. Namun hingga saat ini, tidak ditemukan adanya patahan. 

Tags : gempa
Rekomendasi
Tutup