Pengedar Narkoba Lebih Baik Jadi Santapan Hiu

Tim Editor

Konfrensi pers pengungkapan sabu-sabu. (Foto: Jafriyal/era.id)

Jakarta, era.id - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso geram dengan maraknya peredaran narkoba di Indonesia. Saking banyaknya pelaku dan bandar narkoba, dia mengusulkan supaya mereka lebih baik jadi santapan hiu.

"Tidak usah lagi ditangkap. Kalau perlu dipotong-potong kasih ikan hiu. Jadi mahal siripnya, makan ikan bandar," kelakar pria yang akrab disapa Buwas itu di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018).

Menurut Buwas, ancaman hukuman mati terhadap bandar dan pelaku narkoba di Indonesia tidak membuat efek jera. Vonis hukuman mati pun masih terlalu alot untuk dilaksanakan. Apalagi, para aparat penegak hukum yang sudah bekerja keras melakukan pengungkapan, tapi dukungan hukumnya masih kurang.

"Kalau saya pribadi ingin tidak usah dikembangin. Bedil saja. Capek-capek kita berkas, hukumannya mainan," lanjutnya.

Di sisi lain, banyaknya kasus peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam penjara membuat Buwas mengusulkan agar lapas-lapas bagi tahanan narkoba terisolir dan dijaga buaya.

"Ya kalau bisa di lapas dijaga sama buaya. Kan buaya enggak bisa disuap kayak orang," tutupnya.

Sebelumnya, tim gabungan BNN, TNI AL, Polri dan Bea Cukai menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1,037 ton di Perairan Batam, Kepulauan Riau. Sebanyak 81 karung sabu dari jaringan internasional asal Taiwan berhasil ditangkap.

Tag: narkoba

Bagikan: