Puan Minta Warga Waspadai Longsor

Tim Editor

Lonsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (era/id)

Jakarta, era.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyebutkan pihaknya telah menginstruksikan BNPB dan lembaga terkait bergerak cepat mengevakuasi korban longsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Masmun Yan Manggesa yang mendapat mandat dari Menko PMK mengatakan, masyarakat yang tiggal di perbukitan diminta mewaspadai bencana longsor. Begitu pun tim evakuasi, mengingat potensi longsor susulan masih tinggi lantaran tanah gembur akibat cuaca ekstrem. 

Sebagai antisipasi, kata Masmun, masyarakat dan aparat terkait dapat melihat prediksi cuaca yang dikeluarkan BMKG per hari hingga per bulan. Hal yang sama juga dilakukan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM yang memperbaharui Peta Prakiraan Wilayah Potensi Terjadi Gerakan Tanah setiap bulannya.

"Bencana longsor adalah bencana yang paling banyak menimbulkan korban jiwa meninggal sejak awal tahun ini. Disusul kemudian oleh bencana puting beliung, banjir, kombinasi banjir dan longsor serta gempa,” terang Masmun, seperti dilansir dari laman Kemenkopmk.go.id, Senin (26/2/2018).

Menurut Masmun, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas tinggi di Tanah Air akan terus berlangsung sampai Maret 2018. Sementara Februari 2018 dinyatakan sebagai puncak musim hujan. Sementara peta potensi longsor yang dirilis BMKG pada Februari 2018, wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menjadi daerah paling rawan terkena ancaman longsor.

Dari data yang dihimpun dari berbagai sumber, hingga Senin hari ini, 7 jiwa dinyatakan tewas, 14 luka-luka dan 18 lainnya hilang akibat longsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sejumlah orang hilang diduga tertimbun longsor dan hanyut ke Sungai Cigunung.

Sementara di seluruh Indonesia, sedikitnya 30 jiwa dinyatakan tewas, 66 luka-luka, 153.183 mengungsi, 10.254 rumah dan 92 fasilitas umum rusak hingga hari ini.

Tag: gempa banjir jakarta siaga banjir

Bagikan: