Fadli Zon Laporkan Ananda Sukarlan Ke Bareskrim
Fadli Zon Laporkan Ananda Sukarlan Ke Bareskrim

Fadli Zon Laporkan Ananda Sukarlan Ke Bareskrim

By Ahmad Sahroji | 02 Mar 2018 14:46
Jakarta, era.id - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon akan melaporkan pianis Ananda Sukarlan ke pihak berwajib atas dugaan penyebaran hoaks. Fadli rencananya akan mendatangi Bareskrim Polri pada hari ini, Jumat (2/2/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dikatakan Fadli, laporan ini dilayangkan lantaran Ananda mengunggah foto yang diduga sebagai hoaks. Dalam foto tersebut Fadli bersama Ketum Gerindra Prabowo Subianto sedang bersantap dengan pria yang disebut Ananda sebagai anggota Muslim Cyber Army (MCA).

Ananda yang terkenal di dunia musik tanah air sebagai composer, menggunggah ulang kicauannya di akun Twitter @stlaSoso1. 

Fadli menyebut bahwa apa yang ditudingkan Ananda kepadanya salah besar. Sebab, orang yang disebut sebagai admin MCA itu ternyata adalah Eko Adi, yang merupakan simpatisan Anies-Sandi.

"Pencantuman gambar yang seolah-olah itu admin MCA, padahal gambar itu adalah gambar dari saudara Eko. Saudara Eko ini adalah pendukung Anies-Sandi. Pada saat kemenangan Anies sandi dia bernazar mau jalan kaki dari Madiun sampai Jakarta," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Akhirnya, tutur Fadli, Eko berjalan kaki dari Madiun ke Jakarta. Sesampainya di Jakarta, Fadli dan Prabowo serta pendukung lain menyambut kedatangannya. 

"Waktu itu sambil jalan pagi sampai kita jalan ke FX itu. Sekalian car free day," lanjut Fadli.

Tak hanya akun Twitter Ananda Sukarlan yang dilaporkan Fadli, beberapa akun terkait juga bakal dilaporkan Wakil Ketua DPR itu ke Bareskrim Polri.

"Kalau tidak salah ada akun siapa gitu, termasuk akun yang di-retweet oleh Ananda Sukarlan. Ada dua akun lagi, ada Lambe turah (@maklambeturah) dan sebagainya. Jadi semuanya akan kita laporkan nanti," tambah Fadli.

Tindakannya melaporkan sejumlah akun, menurut Fadli, merupakan bagian untuk mendukung pihak kepolisian memberantas fitnah dan hoaks.

"Dalam hal ini kita ingin mendukung juga yang dilakukan oleh pihak kepolisian, untuk melakukan sweeping kepada berita bohong dan hoaks," pungkas dia.

Rekomendasi
Tutup