Penyebar Hoaks MCA Bermotif Politik
Penyebar Hoaks MCA Bermotif Politik

Penyebar Hoaks MCA Bermotif Politik

By Ahmad Sahroji | 10 Mar 2018 16:42
Jakarta, era.id - Ketua Satgas Nusantara Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan penyebaran berbagai berita hoaks di media sosial yang dilakukan sindikat Muslim Cyber Army (MCA) bermotif politik.

"Motifnya politik," singkat Gatot yang juga Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Ekonomi ini, seperti dikutip Antara, Senin (10/3/2018).

Menurutnya, berbagai berita hoaks berisi fitnah, ujaran kebencian dan penyerangan terhadap pemuka agama, sengaja disebarkan di media sosial agar menimbulkan keresahan di masyarakat. Sehingga terjadi perpecahan yang pada akhirnya menimbulkan konflik sosial.

"Dengan menyebarkan isu hoaks, mereka berharap dapat mendegradasi pemerintahan yang sah, menimbulkan keresahan di masyarakat, memecah belah bangsa yang akhirnya menimbulkan konflik sosial yang besar," jelas dia.

Sebelumnya, penyidik Siber Bareskrim menangkap enam orang anggota MCA di sejumlah lokasi yang berbeda yakni Muhammad Luth (40) ditangkap di Tanjung Priok, Jakarta Utara; Rizki Surya Dharma (35) di Pangkalpinang; Ramdani Saputra (39) di Bali; Yuspiadin (25) di Sumedang; Ronny Sutrisno (40) serta Tara Arsih Wijayani (40).

Di media sosial, kelompok ini rutin menyebarkan postingan foto video dan berita palsu berisi penghinaan, fitnah dan pencemaran nama baik terhadap pemimpin dan para pejabat negara.

"Mereka rutin memposting penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Presiden Jokowi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, pejabat pemerintah dan anggota DPR," katanya.

Kelompok ini juga kerap memposting hal-hal bernuansa SARA di medsos, termasuk isu provokatif tentang penyerangan terhadap ulama dan kebangkitan PKI.

Rekomendasi
Tutup