Putar Balik Demi Hindari Ganjil-Genap Cikampek

Tim Editor

Salah satu mobil yang coba menerobos di pintu tol (Suriaman/era.id)

Jakarta, era.id - Pemberlakuan kebijakan ganjil-genap di Tol Cikampek dimulai. Polisi masih mempersilakan pengendara yang tidak sesuai nopolnya, untuk putar balik.

Dari apa yang dilihat era.id di Gerbang Tol Bekasi Barat 1 sejak pukul 07.00 WIB, ratusan petugas gabungan sudah bersiaga. Mereka gabungan dari polisi, Dishub, Satpol PP hingga petugas Jasa Marga. Mereka tersebar bahkan hingga Metropolitan Mal Bekasi, Senin (12/3/2018).

Beberapa ratus meter dari gerbang tol yang mengarah ke Jakarta ini, ada ruang yang khusus disiapkan polisi untuk putar balik. Tak bisa dipungkiri, tidak semua pengendara sudah paham dengan aturan ini. Makanya polisi masih mempersilakan pengendara yang tak pas nopolnya melintas, untuk bisa memilih alternatif lain.



"Saya tahu (pemberlakuan sistem ganjil genap) tapi saya lupa," kilah pengemudi mobil pribadi berplat B 1187 TRS.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta pihak kepolisian di lokasi gerbang tol Bekasi Barat lebih gencar lagi mensosialisasikan aturan ini kepada pengendara. Soalnya, Sssialisasi dengan cara konvensional yang selama ini dilakukan kurang efektif.

"Jangan langsung ditilang," kata Tito saat jumpa pers di Mal Mega Bekasi.

Aturan ganjil-genap berlaku pada Senin-Jumat pukul 06.00-09.00 WIB dan hanya berlaku di Tol Cikampek untuk lalu lintas arah Jakarta. Kebijakan ini berlaku bagi kendaraan pribadi kecuali hari libur, adapun angkutan barang golongan III, IV, dan V tidak diperbolehkan melintas di ruas Tol Jakarta Cikampek selama aturan ini dilaksanakan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan langkah ini diambil untuk menyelesaikan masalah kemacetan di ruas tol tersebut. Kemacetan di Tol Cikampek dinilai telah mencapai titik jenuh karena volume/capacity ratio atau volume per kapasitas di daerah Bekasi Barat sudah mencapai angka 1,2 atau padat.

Ditambah lagi dengan adanya pekerjaan infrastruktur transportasi (LRT, elevated tol dan kereta cepat Jakarta-Bandung) di koridor tol Jakarta-Cikampek membuat kepadatan kian parah. Aturan ganjil-genap diterapkan untuk mengurai kemacetan dan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

Dengan adanya pembatasan kendaraan pribadi tersebut, Menhub Budi berjanji akan menambah jumlah bus sebanyak 60 unit. Selain itu, juga akan disediakan jalur khusus bus disertai dengan tarif yang terjangkau bagi masyarakat.

Tag: ganjil-genap tol cikampek

Bagikan: