Segudang Masalah First Travel hingga Pailit

Tim Editor

    Logo First Travel

    Jakarta, era.id - Pengadilan Negeri Depok kembali menggelar sidang lanjutan kasus penipuan berkedok travel haji-umrah yang dilakukan tiga bos First Travel yakni Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Siti Nuraidah Hasibuan. Agenda persidangan yang digelar pada Senin (19/3) kemarin, yakni pemaparan dari para saksi.

    Sebanyak 12 orang mantan karyawan First Travel dihadirkan dalam persidangan tersebut. Mereka dimintai keterangan terkait jumlah riil manifes jemaah dan pengaturan keuangan First Travel hingga akhirnya pailit.

    Keduabelas saksi tersebut antara lain, Dennys juliens, Atika Adinda Putri, Rakhmawati Putriana, Nur halimah, Tita Sri Rubianti, Edi Iskandar, Chindy Andini, Agus Santoso, Galih Firmansyah, Isni Yulianti, Novi Fatheka Trisnawati, dan Ayu Indriyani.

    Atika Adinda Putri, mantan staf bagian keuangan First Travel, memberikan kesaksiannya terkait jumlah utang yang dimiliki oleh First Travel. Atika mengungkapkan, bahwa First Travel memiliki utang dengan jumlah yang cukup fantastis kepada vendor penyedia fasilitas bagi para jemaah umrah.

    "Ada tagihan yang belum dibayar meliputi tiket pesawat sebesar Rp82 miliar, katering jemaah (juga) belum dibayarkan sekitar 800.000 rial, serta tagihan untuk hotel para jemaah di Arab Saudi yang belum dibayar sebesar 5 juta rial," kata Atika saat memberikan kesaksiannya.

    Baca Juga : Pengusaha Arab Talangi Utang First Travel


    Mantan karyawan First Travel bersaksi di persidangan. (Radiansyah/era.id)

    Seperti yang diketahui, Bos First Travel meng-endorse beberapa artis papan atas salah satunya adalah penyanyi Syahrini--sebagai salah satu cara melakukan promosi. First Travel membiayai perjalanan umroh Syahrini dan keluarganya.

    Namun Atika tidak bisa memastikan berapa jumlah dana yang dikeluarkan First Travel untuk perjalanan Syahrini tersebut. Akan tetapi, Atikah dapat memastikan bahwa perjalanan umrah Syahrini dibiayai dari dana jemaah.

    "Untuk umrah saja, waktu itu buat Syahrini. Jumlah bayarannya tidak tahu, tapi disatukan dari biaya jemaah untuk umrah," sebutnya.

    Pihak pengadilan pun telah meminta kesediaan Syahrini memberikan kesaksian pada persidangan kasus First Travel. Namun, beberapa kali dijadwalkan Syahrini tidak hadir.

    Baca Juga : Utang First Travel Rp82 Miliar


    Syahrini di-endorse First Travel (Foto: Instagram)

    Tak hanya itu, Atika pun memaparkan kesaksiannya terkait penyelundupan dana ibadah umrah oleh bos First Travel yang tak kalah mencengangkan. Dia menuturkan bahwa Anniesa pernah menggunakan dana milik calon jemaah sebesar kurang lebih 1.000 dolar AS untuk keperluan pribadinya. Salah satunya adalah membiayai pagelaran busana Internasional New York Fashion Week.

    Anniesa dan Andika juga kerap memamerkan gaya hidup mewah pada akun media sosialnya. Bahkan Atika mengungkapkan, pasangan itu sempat kembali memakai uang milik calon jemaah untuk biaya berlibur ke London, Inggris.

    "Ya saya ingat. Ada pernah saya bayarin hotel untuk Pak Andika dan keluarga di London, Inggris," ujarnya.

    Baca Juga : Promo Murah Jemaah First Travel

    Sejumlah kesaksian yang diberikan oleh Atika terkait pemaparan keuangan First Travel di dalam persidangan tersebut mengundang emosi para jemaah yang hadir pada persidangan. 

    Setidaknya ada 63.310 korban calon jemaah umrah yang sudah membayar lunas, namun tidak diberangkatkan First Travel. Adapun total uang yang telah disetor oleh para calon jemaah mencapai Rp905,3 miliar. 

    Ketiga Bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan dijerat dengan tiga pasal berlapis terkait tindak pidana pencucian uang, penggelapan, dan penipuan. Mereka diancam hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.

    Tag: sidang first travel inisial artis ac

    Bagikan :