Novanto Buka Nama-nama Penerima Uang e-KTP
Novanto Buka Nama-nama Penerima Uang e-KTP

Novanto Buka Nama-nama Penerima Uang e-KTP

By Moksa Hutasoit | 22 Mar 2018 12:34
Jakarta, era.id - Terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik, Setya Novanto menyebut nama-nama anggota DPR yang menerima aliran uang panas.

"Pertama adalah untuk komisi II Pak Chairuman (Chairuman Harahap) sejumlah USD500 ribu, untuk Ganjar sudah dipotong oleh Chairuman, dan untuk kepentingan Pimpinan Banggar disampaikan juga ke Melchias (Markus) Mekeng 500, Tamsil Linrung 500, Olly Dondokambey 500," kata Setya Novanto dalam keterangannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Kamis, (22/3/2018).

Menurut Novanto, berdasarkan laporan Andi Narogong, uang tersebut diberikan kepada anggota DPR melalui keponakannya --yang sudah jadi tersangka juga-- Irvanto Hendra Pambudi. Irvanto menjadi kurir agar mendapat pekerjaan dalam proyek nasional tersebut.

Tak hanya memberi uang kepada beberapa anggota DPR, saat ada pertemuan di rumah Novanto, ia menyebut Made Oka Masagung melapor adanya beberapa pemberian uang kepada Ketua Fraksi PDIP Puan Maharani dan anggota DPR Pramono Anung. 

"Waktu itu ada pertemuan di rumah saya yang dihadiri oleh Oka dan Irvanto, (uang) diberikan ke Puan Maharani USD500 ribu dan Pramono Anung USD500 ribu," jelas Novanto.

Dalam keterangannya di persidangan tersebut, bekas Ketua Umum Partai Golkar juga mengaku hanya mendapat laporan dari Andi Agustinus alias Andi Narogong. Dirinya juga membantah mengatur fee 5 persen dan 5 persen untuk eksekutif.

Kalau dilihat-lihat, apa yang dilakukan Novanto ada kemiripan dengan M Nazaruddin. Nazaruddin juga sempat kabur, malah hingga Kolombia, untuk menghindari jeratan KPK. Dia ditangkap interpol dan dibawa balik ke Indonesia.

Baca: Dramaturgi Novanto dan Fredrich dalam Korupsi e-KTP

Setelah itu, Nazaruddin banyak membeberkan sejumlah kasus korupsi. Termasuk nama-nama yang terlibat. Buntutnya, Nazaruddin ditetapkan jadi justice collaborator. Mirip dengan Novanto bukan?

Novanto pernah juga kabur dan akhirnya terjadilah insiden papa nabrak tiang listrik. Drama Novanto terhenti di RS Permata Hijau. Novanto juga sedang berupaya mendapat status justice collaborator. Salah satunya dengan 'bernyanyi' dalam pemeriksaan terdakwa.

Rekomendasi
Tutup