Golkar Pastikan Kadernya Bersih dari Narkoba
Golkar Pastikan Kadernya Bersih dari Narkoba

Golkar Pastikan Kadernya Bersih dari Narkoba

By Ahmad Sahroji | 24 Mar 2018 20:12
Jakarta, era.id - Partai Golkar menggelar orientasi fungsionaris partai tingkat pusat tahun 2018. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang membuka pertemuan tersebut mengatakan, acara ini ditujukan kepada kader partai yang akan maju sebagai calon legislatif (Caleg) di 2019.

"Targetnya ini adalah untuk calon legislatif 2019. Jadi semuanya yang akan mencalonkan diminta ikut orientasi," ujar Airlangga dalam acara pembukaan di Hotel Red Top & Convention Centre, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3/2018).

Airlangga yang juga menjabat Menteri Perindrustrian itu menegaskan, agar sesuai dengan tagline 'Golkar Bersih' para perserta orientasi nantinya diwajibkan untuk melakukan tes urine. Hal itu dilakukan untuk memastikan calon yang akan bertarung di Pileg mendatang, bebas dari penyalahgunaan narkoba. 

"Tes urine ini untuk menunjukkan pada publik bahwa satu hal yang kita perangi adalah narkoba. Dan untuk memerangi narkoba, ini bagian dari pakta integritas partai," tandasanya.

Baca Juga : Tiga Cara Golkar Gaet Anak Milenial

Tidak hanya pakta integritas saja yang harus dijalankan setiap kader partai yang akan maju di Pemilu 2019, Partai Golkar juga sudah membentuk Majelis Etik Partai Golkar yang tujuannya untuk menindaklanjuti kader yang bermasalah.

"Partai Golkar sudah membentuk majelis etik. Dengan demikian, dua hal itu akan kita jaga" kata Airlangga.

Infografis (era.id)

Baca Juga : Dongkrak Elektabilitas, Golkar Disarankan Cari Tokoh

Baca Juga : Ical Kasih Kode Airlangga Cawapres Golkar 2019

Sementara itu, Ketua Koordinator Bidang (Korbid) Kepartaian, Ibnu Munzir mengatakan, kegiatan orientasi fungsionaris ini diikuti sekitar 500 kader Partai Golkar seluruh Indonesia. Dia berharap apa yang sudah ditargetkan oleh partai Golkar dapat dijalankan dengan baik oleh semua kader.

"Orientasi fungsionaris ini lebih kurang diikuti 500 kader partai seluruh Indonesia. Saya berharap kader yang mengikuti orientasi fungsionaris ini bisa menjalankan tugas juga target partai Golkar," tandasnya.

Rekomendasi
Tutup