Terbunuhnya Martin Luther King Jr

| 04 Apr 2018 18:35
Terbunuhnya Martin Luther King Jr
Ilustrasi (Pixabay)
Jakarta, era.id  - Hari ini pada 1968, Martin Luther King Jr ditembak mati di sebuah hotel di Memphis, Tennessee. Sebuah peluru yang ditembakkan James Earl Ray dari jarak lebih dari 200 meter menembus leher King. Satu jam kemudian, dia meninggal di Rumah Sakit St. Joseph.

Ray menembakkan senapan Remington dari jendela kamar mandi sebuah motel yang menghadap ke balkon hotel tempat King berdiri. Ray merupakan buronan yang melarikan diri dari penjara Missouri yang menggunakan nama alias Eric Galt dan John Willard untuk menginap di beberapa motel di daerah Memphis. 

Setelah penembakan advokat hak-hak sipil terkemuka Amerika itu, gelombang kerusuhan komunitas kulit hitam di beberapa kota di seluruh negeri terjadi. Ray kemudian melarikan diri ke Kanada dan tinggal di sana selama satu bulan. Sementara FBI memasukkannya ke dalam 10 daftar buronan paling dicari. 

Baca Juga : Lahirnya Pembalap Terbaik Dunia

Setelah membeli paspor dengan nama Sneyd, pada 6 Mei, Ray pergi ke Inggris. Satu pekan setelah tiba di London, dia pergi ke Lisbon, Portugal, selama lima hari. Saat kembali ke London, Ray pindah dari hotel satu ke hotel lainnya sampai pihak berwenang menangkapnya di Bandara Heathrow pada 8 Juni.

Ray adalah penjahat yang keluar masuk penjara karena melakukan sejumlah perampokan. Dia tidak memiliki catatan kebencian politik, sehingga banyak yang menduga dia dibayar untuk membunuh King. Salah satu faktor yang memicu spekulasi ini adalah Ray memiliki sumber daya yang signifikan selama waktu antara pembunuhan King dan penangkapannya.

Ray mengaku bersalah sebelum persidangannya dimulai pada Maret 1969, ia dijatuhi hukuman 99 tahun penjara. Ray meninggal pada 23 April 1998.

Baca Juga : Saat Pesawat Woyla Garuda Indonesia Dibajak

Rekomendasi