Novel Sudah Bisa Melihat Huruf

Tim Editor

Novel Baswedan setelah dioperasi. (Istimewa)

Jakarta, era.id - Usai menjalani operasi pemasangan artifisial kornea di Singapura, penyidik senior KPK Novel Baswedan direncanakan akan kembali ke Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

“Hari ini direncanakan Novel akan pulang ke Indonesia. Insya Allah, kembali siang dan langsung ke rumah,” kata Febri melalui pesan singkat, Kamis, (5/4/2018).

Menurut dokter yang memeriksa Novel pada Rabu kemarin, (4/4), Novel dinyatakan sudah bisa pulang dan rawat jalan. Namun, Novel harus mengobati matanya itu dengan obat tetes khusus.

Febri menjelaskan, kondisi mata kiri Novel sudah membaik karena mampu melihat bayangan tangan dari jarak satu meter. Selain itu, dalam vision test, Novel juga sudah bisa mengenali huruf dengan jarak sekitar dua jengkal dari kertas.

“Kertas yang dipegang oleh Novel itu berisi huruf-huruf itu sudah bisa dikenali dari ukuran paling besar sampai ukuran yang menengah,” ungkapnya.

Sebagai informasi, mata Novel rusak karena disiram air keras yang Selasa 11 April 2017. Saat itu kondisi kerusakannya mencapai 97persen pada mata kirinya. 

Baca Juga : Pesan Rekan Kerja untuk Novel

Terkait kasus penyiraman air keras ini, hingga saat ini, polisi belum bisa menemukan titik terang pelaku penyiraman itu. Saat ini, Polda Metro Jaya sudah membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk menyelesaikan kasus penyiraman air keras ini, di dalamnya terdapat 166 penyidik.

Selain itu, KPK telah berkoordinasi dengan Komnas HAM dan akan terbuka memberikan informasi yang dibutuhkan. Ketua Tim Pemantau Kasus Novel Baswedan, Sandrayati Moniaga sedang melakukan koordinasi secara formal dengan kepolisian. Harapannya, tim ini bisa membantu pengungkapan kasus tersebut.

Baca Juga : Polda Ditawari Paranormal Cari Pelaku Penyiraman Novel


(Ilustrasi penyidik senior KPK Novel Baswedan disiram air keras/era.id)

Tag: siapa penyerang novel novel baswedan kpk

Bagikan: