Saat Direktur Penyidikan KPK Bikin Heboh

Tim Editor

Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman (Suriaman/era.id)

Jakarta, era.id - Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen (Pol) Aris Budiman membuat heboh usai acara pelantikan Brigjen (Pol) Firli sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Supardi sebagai Direktur Penuntutan KPK.

Dia tiba-tiba berdiri setelah menyalami dua pejabat baru KPK. Tanpa ditanya, Aris langsung berbicara mengenai konflik di internal lembaga antirasuah tersebut. Aris bahkan menyebut tidak rela ada oknum yang memanfaatkan KPK untuk kepentingan pribadi.

"Saya katakan bahwa saya adalah kuda troya bagi oknum-oknum yang memanfaatkan kesucian KPK untuk kepentingan pribadi ya," kata Aris, Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (6/4/2018).

Sikap Aris membuat bingung pejabat dan pegawai KPK yang hadir di acara tersebut. Bahkan Juru Bicara KPK Febri Diansyah terlihat menggelengkan kepala sambil tersenyum. 

Aris tidak menjelaskan maksud dari ucapannya. Dia terus berbicara dan menyebut kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP meski tidak ditanya wartawan.

"e-KTP jilid I, masih banyak, nanti saya akan ceritakan semuanya, biar tahu semuanya," ucap Aris.

Selanjutnya, lulusan Akademi Polisi (Akpol) 1988 itu menyampaikan KPK tidak pernah memeriksa Direktur Biomorf Lone LLC Yohannes Marliem terkait kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

"Anda bisa cek. Ini ucapan saya berisiko hukum bagi saya," ucapnya.

Tidak lama kemudian, Aris pergi tanpa menjelaskan apa maksud ucapannya.

Baca Juga : Diah Anggraeni Bantah Terlibat Korupsi e-KTP

Tag: kpk korupsi bakamla aris budiman

Bagikan: