Dokter Terawan Tertolong Pasien dan Netizen
Dokter Terawan Tertolong Pasien dan Netizen

Dokter Terawan Tertolong Pasien dan Netizen

By akuntono | 10 Apr 2018 08:15
Jakarta, era.id - Bulan ini bisa jadi penuh makna buat Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), dokter Terawan. Nama dia mendadak jadi perbincangan banyak orang karena metode cuci otak dan terbitnya surat keputusan Majelis Kehormatan Kode Etik Kedokteran (MKEK) Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Dalam surat tersebut tertulis dokter Terawan diberhentikan sementara sebagai anggota IDI selama 12 bulan dan izin praktiknya juga dicabut. Surat dari MKEK IDI yang ditujukan untuk Terawan mendapat respons luas, termasuk dari tokoh negeri ini.

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto hingga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan dukungannya untuk Terawan. Dukungan dari warganet pun mengalir untuk pria berkacamata itu disertai tagar #SaveDokterTerawan.

Banyaknya dukungan untuk dokter Terawan akhirnya disikapi PB IDI dengan menunda berlakunya sanksi untuk dokter Terawan. Penundaan tersebut diumumkan Ketua Umum PB IDI, Ilham Oetama Marsis di Gedung PB IDI, Jalan Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

"Rapat MPP (majelis pimpinan pusat) memutuskan bahwa PB IDI menunda pelaksanaan putusan MKEK karena keadaan tertentu," kata Ilham.

Baca Juga : Berkat Terawan, Prabowo Tahan Lama Pidato

Yup, penundaan memang menyelamatkan dokter Terawan, tapi hanya sementara waktu. Sebab, menurut Ilham, MPP merekomendasikan pula penilaian terhadap tindakan terapi dengan metode Digital Substraction Angiogram (DSA) dilakukan oleh tim Health Technology Assesement (HTA) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Artinya, proses penyidikan masih berlanjut, hasil akhir dari HTA akan menentukan nasib dokter Terawan. Ilham menyampaikan, jika nantinya HTA menyatakan hal terburuk, dokter Terawan masih bisa membela diri di pengadilan agar terhindar dari SK MKEK tersebut.

Baca Juga : IDI Tunda Pemecatan Dokter Terawan

Menurut Ilham, selain dukungan yang banyak, keadaan tertentu yang menjadi penyebab penundaan SK MKEK untuk Terawan adalah jumlah pasien yang sudah dia obati. Melalui media, kata Ilham, dirinya mengetahui ada 40.000 pasien yang sudah diobati dokter Terawan.

Rekomendasi
Tutup