Bimanesh Counter Attack RS Medika

Tim Editor

Terdakwa obstruction of justice, Bimanesh Sutarjo. (Tiwi/era.id)

Jakarta, era.id - Bimanesh Sutarjo merasa disudutkan dalam kasus obstruction of justice atas terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto. Menurutnya, saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa KPK sejak sidang perdananya bergulir, 8 Maret 2018, banyak melempar 'bola panas' melalui kesaksiannya.

"Dapat dipastikan bahwa pihak rumah sakit telah mengondisikan untuk secara bersama-sama menimpakan semua kesalahan hanya kepada saya," tutur Bimanesh di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (17/4).

Ia bahkan menuding seluruh pihak RS Medika Permata Hijau telah bersekongkol untuk menyelamatkan citra rumah sakit dari pencabutan izin operasional jika terbukti terlibat.

Bimanesh menambahkan, pihak-pihak yang telah dihadirkan di persidangannya telah melakukan setting tentang apa saja yang akan dijadikan kesaksian di depan majelis hakim untuk menyudutkan dirinya.

Baca Juga: Istri Novanto Akan Bersaksi di Persidangan Bimanesh


Sumpah jabat dokter Indonesia. (era.id)

"Jadi, itu memang sengaja dikondisikan oleh rumah sakit supaya dia enggak ditutup. Itu prinsipnya, korbankan saja satu orang. Kan Menkes sudah mengancam kalau terbukti rumah sakit terlibat dalam tindak kejahatan ini, maka rumah sakit akan ditutup," tambah dia.

Bimanesh bahkan menampik segala kesaksian yang telah dikatakan para saksi di persidangan. Baginya, sebagai seorang dokter pantang menolak pasien, termasuk Novanto. Sebab, itu adalah tanggung jawab profesi. 


Setya Novanto saat dirawat di RS Permata Hijau. (Foto: Istimewa)

Saat itu, dirinya mengaku hanya sebagai dokter tamu di rumah sakit tersebut, sehingga tidak mungkin memiliki otoritas lebih tinggi dibandingkan dengan saksi-saksi di persidangannya seperti Mantan Plt Manager Pelayanan Medik dr.Alia Shahab dan Dokter IGD dr.Michael Chia Cahaya, untuk dapat memaksa memasukkan Novanto ke rumah sakit.

"Tapi kalau yang ini (pasien Novanto) sudah dari pagi memang minta untuk dirawat. Saya datang atas panggilan, dihubungi oleh dr Alia. Kalau paginya saya enggak di-call oleh Alia maka saya enggak akan hadir. Karena ada panggilan maka saya hadir di rumah sakit," jelasnya.

Baca Juga : Direktur RS Permata Hijau Beberkan Kebohongan Bimanesh

Oleh jaksa KPK, Bimanesh didakwa merintangi penyidikan KPK atas Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Bimanesh juga disebut bekerja sama dengan pengacara Fredrich Yunadi untuk merekayasa sakitnya Novanto.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 

Tag: dokter bimanesh setya novanto

Bagikan: