Jokowi Sindir Sosialisasi Asian Games, Cak Imin Tertawa

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Mery/era.id)

Jakarta, era.id – Presiden Joko Widodo menegur Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno karena promosi Asian Games 2018 masih kurang optimal. Bahkan, Jokowi menilai baliho Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, yang mempromosikan diri sebagai bakal calon wakil presiden, lebih banyak daripada baliho Asian Games 2018.

Adapun Muhaimin atau Cak Imin merasa dipuji Jokowi yang memperhatikan sebaran balihonya. Selanjutnya mantan Menteri Tenaga Kerja itu bakal meminta pendukungnya juga memasukkan promosi Asian Games 2018 dalam spanduk dan balihonya.

"Bukan nyindir itu memuja ha-ha... Ya saya harus minta teman-teman yang bikin baliho itu untuk nambahin sukseskan Asian Games," kata Cak Imin, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Baca Juga : Elite Partai yang 'Jualan' Spanduk

Baliho Cak Imin terpasang di berbagai ruas jalan protokol di Jakarta dan Bekasi. Mulai dari ruas Jalan MT Haryono, Gatot Subroto, lalu Warung Buncit Raya, Jakarta, hingga ke kawasan Pondok Gede, Bekasi. Dalam baliho tersebut terpampang wajah Cak Imin dengan tulisan “Cawapres 2019”.

Sementara Jokowi menilai promosi Asian Games belum optimal di tingkat nasional, apalagi internasional. Padahal event olahraga se–Asia ini tinggal empat bulan lagi.

Baca Juga : Ketika Jokowi Sindir Lemahnya Sosialisasi Asian Games

"Saya minta ini betul-betul diperhatikan, yang terakhir ini tadi, sehingga mestinya di dalam posisi yang sudah dekat seperti ini, setiap dua minggu itu ada untuk media nasional maupun internasional itu harus rutin diadakan dalam rangka mempromosikan Asian Games XVIII ini," tutur Jokowi dikutip dari lama setkab.go.id.

Baca Juga : Cak Imin Siap Debat dengan Romi Ketum PPP

Jokowi menekankan pentingnya promosi karena Asian Games merupakan pertaruhan bangsa. Asian Games ke– 4 tahun 1962 merupakan catatan emas di dunia olahraga Indonesia. Dalam gelaran itu Indonesia sukses meraih posisi runner up di bawah Jepang.

Dalam ajang Asian Games yang pertama kali digelar di Jakarta itu, Indonesia berhasil meraih total 77 medali yang terdiri dari 21 emas, 26 perak, dan 30 perunggu. Posisi ini mengungguli India, Filipina, dan Korea Selatan yang masing-masing mendapatkan total medali 55, 27, dan 15.

Presiden Soekarno, saat itu bergerak cepat membangun sarana dan prasarana untuk menyukseskan Asian Games serta menjaga harga diri bangsa di mata dunia. Salah satunya pembangunan Tugu Selamat Datang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Patung simbol pintu gerbang ke Istora Senayan untuk menyambut kontingen Asia saat memasuki kota Jakarta.

Tag: cak imin jokowi pemilu 2019

Bagikan: