Asian Games dan Semangat Jadi Bangsa Pemenang

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Ilustrasi (era.id)

Jakarta, era.id - Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang bakal dimulai 18 Agustus. Sejumlah hal sudah disiapkan sejak jauh hari, mulai dari pembenahan infrastruktur, transportasi, hingga sosialisasi. Indonesia terus berusaha menyempurnakan penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan ini untuk menunjukkan citra menjadi tuan rumah yang baik ke dunia. 

Namun demikian, upaya pemerintah itu belum menjamin Indonesia bisa jadi tuan rumah yang baik. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo bahkan terang-terangan mengatakan minimnya sosialisasi Asian Games jelang hari-H. Akibatnya, kata Jokowi, atmosfer Asian Games belum terasa hingga saat ini.

Sosiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Soeprapto, mengatakan untuk menjadi tuan rumah yang baik diperlukan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat. Kata Soeprapto, baik panitia, sesama peserta, maupun masyarakat harus bersama membuat tamu Asian Games merasa aman dan nyaman. 

"Caranya, harus menunjukkan sikap peduli terhadap kebutuhan tamu. Harus siap menyambut ramah dan siap melayani. Jika perlu, buat tamu kerasan dan ingin kembali datang ke Indonesia," kata Soeprapto, kepada era.id, Kamis (19/4/2018).


Infografis cabor baru Asian Games 2018 (era.id)

Menurut Soeprapto, penting dibuat gerakan agar muncul perasaan memiliki masyarakat terhadap Asian Games 2018. Satu cara yang bisa ditempuh, kata dia, yaitu dengan melibatkan masyarakat dalam persiapan menuju dan selama gelaran Asian Games.

"Misalnya mulai dari diajak bicara tentang penyediaan area parkir, pilihan konsumsi, tata ruang untuk makan, istirahat, tempat nginap, dan lain-lain. Melalui partisipasi tersebut, maka masyarakat akan merasa ikut memiliki," ujar Soeprapto. 

Baca Juga : Bonus Rp1,5 M Menanti Atlet Peraih Emas Asian Games

Bahkan, lanjut Soeprapto, untuk meningkatkan atmosfer Asian Games, masyarakat pun bisa menjadi agen promosi yang ramah dan melayani dalam hal memberi informasi.

"Salah satu sumber kekuatan adalah information power. Jadi, jika punya kemampuan informatif, maka warga akan bisa menjadi terlibat sebagai agen promosi, baik promosi bagi bangsa Indonesia sendiri, mapun bagi bangsa lain peserta Asian Games, maupun penonton," tutur Soeprapto.

Baca Juga : Untung Rugi Meliburkan Anak Sekolah Saat Asian Games

Dia menilai, kuatnya atmosfer Asian Games akan meningkatkan daya saing Indonesia dan menjadi asupan tambahan untuk atlet Indonesia yang berlaga di berbagai cabang olahraga. Menjadi bangsa pemenang, kata dia, bukan hanya harus berlatih keras dan mempelajari kelemahan lawan, tapi juga harus siap bertanding sportif.

"Selalu berusaha mempelajari strategi atlet yang sering menang, stamina cukup, dan bersikap optimistis," ungkapnya.

Tim era.id sudah menyiapkan banyak konten menarik terkait Asian Games dan kesiapan menjadi bangsa pemenang. Simak selengkapnya di sini.


Infografis relawan Asian Games (era.id)

Tag: menjadi bangsa pemenang asian games 2018

Bagikan: