Elite PKS  Absen di Peresmian Sekber Gerindra-PKS
Elite PKS  Absen di Peresmian Sekber Gerindra-PKS

Elite PKS Absen di Peresmian Sekber Gerindra-PKS

By bagus santosa | 27 Apr 2018 22:13
Jakarta, era.id - Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sosial (PKS) membentuk Sekretariat Bersama (Sekber)  atau rumah rakyat pertama di Jalan Amir Hamzah, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. 

Dalam acara tersebut tampak hadir Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga S Uno, dan Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman.

Namun, dalam acara ini tidak tampak petinggi PKS. Padahal, acara ini awalnya bernama Sekber Gerindra-PKS. PKS hanya mengirimkan Wakil Sekjen PKS Abdul Hakim. 

Abdul mengatakan permohonan maaf lantaran petinggi partainya tidak dapat memenuhi undangan tersebut. Menurut dia, Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri harus menghadiri undangan ditempat lain.

"Saya ingin sampaikan salam hangat dan hormat Ketua Majelis Syuro dan Ketua PKS yang malam ini tidak bisa hadir karena ada beberapa kegiatan yang undangannya begitu mendadak," katanya, di Sekber PKS-Gerindra, Pegangsaan, Menteng, Jakrta Pusat, Jumat (27/4/2018).

Menurut Abdul, pihaknya berencana meminta kepada Partai Gerindra untuk menjadwalkan ulang acara peresmiaan Sekber atau rumah rakyat ini, namun karena semua sudah dipersiapkan maka PKS hanya diwakili dia.

"Tadinya kami ingin acaranya bisa dijadwalkan ulang, tetapi karena persiapan sudah matang ketua menyampaikan salam kepada pak Prabowo dan semua pimpinan. Mohon maaf dari pimpinan kami yang tak bisa datang di acara yang Insya Allah, Allah memberi kebaikan," kata dia.

Baca Juga : Gerindra-PKS Ajak Partai Lain Bergabung ke Sekber

PKS, kata Abdul, memberikan apresiasi terhadap Prabowo yang maju menjadi calon presiden pada Pemilu 2019. Yang terpenting, kata dia, slogan ganti presiden 2019 terus digemakan. 

"Kami berikan apresiasi dan penghargaan khususnya kepada pak Prabowo yang telah luar biasa terkait berbagai persiapan untuk memulai sesuatu yang mulia, yang besar, kita mulai dengan slogan ganti presiden 2019," ujar dia.

Rekomendasi
Tutup