Kamu Masih Ingat Permainan ini?

| 05 May 2018 19:06
Kamu Masih Ingat Permainan ini?
Permainan gasing (Ilustrasi Yuswandi/era.id)
Jakarta, era.id - Ingatan generasi tahun 90-an tiba-tiba flashback. Kala melihat apa yang dilakukan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi di belakang Istana Merdeka, Jumat (4/5) kemarin.

Mereka bermain bersama anak-anak SD di halaman belakang Istana dalam rangka perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kegiatan bertajuk #JamMainKita itu diawali dengan pertunjukan tarian yang dibawakan anak-anak SD Inpres Sulu Distrik Agats, Asmat. 

Yang menarik, di istana, digelar juga permainan Ogor Ban, congklak, gobak sodor, engklek, egrang, gasing, serta lompat karet dan lompat tali. Buat genarasi old, pasti tidak asing dengan permainan tersebut. Nah, masih ada yang ingat, permainan-permainan tradisional apa yang biasa kalian mainkan saat masih kecil? Biar kembali ingat sama permainan masa kecil, era.id merangkumnya dalam tujuh permainan tradisonal anak-anak.

1. Egrang

Siapa yang bisa main egrang? Yak jangkungan atau yang lebih dikenal egrang adalah permainan tradisional menggunakan galah atau tongkat dengan disisipi tangga sebagai tempat berdiri. Atau tali pengikat untuk dikaitkan ke kaki, agar dapat berjalan selama menaiki tongkat yang berada di atas ketinggian normal.

Biasanya permainan keterampilan ini dilombakan dalam peringatan 17 Agustusan. Dalam permainannya bisa dilakukan oleh satu orang maupun bermai-ramai atau sendiri. Kuncinya, bagaimana kalian bisa menyeimbangkan tubuh untuk berdiri di atas egrang.

2. Gatrik

Selain egrang, ada juga permainan tradisional bernama Gatrik. Permainan tradisional yang berasal dari Jawa Barat ini dimainkan dengan cara memukul atau menyentrikan tongkat panjang ke tongkat kecil yang ditaruh di atas dua batu bata. 

Permainan ini akan sangat seru ketika ada dua kelompok yang bermain. Kelompok pertama yang memukul kayu sedangkan kelompok lainya menangkap kayu tersebut. Lucunya, pada akhir permainan ini di beberapa tempat biasanya kelompok yang kalah akan menggendong kelompok yang menang sejauh kayu yang dapat dipukul.

3. Gobak Sodor/Galasin

Nah kalau permainan yang satu ini, membutuhkan kerja sama tim yang kompak. Sebab permainan yang biasa dikenal dengan Gobak Sodor atau Galasin ini paling seru kalau dimainkan ramai-ramai.

Cara bermainnya juga mudah, tinggal mengikuti garis-garis yang ada di lapangan sebagai panduannya. Bagi kalian yang kebagian menjaga garis, harus berlarian menghalau lawan yang datang, by the way selain seru permainan ini cukup untuk membakar kalori loh. Soalnya kita akan main kejar-kejaran dengan lawan. Dan permainan ini juga dimainkan Jokowi dan Iriana.

 

4. Engklek

Di beberapa tempat, permainan engklek ini dikenal dengan sebutan tapak gunung. Peralatan yang digunakan dalam permainan yang sering dilakukan perempuan ini cukup sebuah serpihan batu ataupun kaca porselen yang telah pecah. Setelah itu di tanah dibuat beberapa gambar yang berbentuk kotak ataupun diagonal, disesuaikan dengan jenis engklek yang dimainkan.

5. Ogor Ban

Selain engklek, permainan tradisional lain yang mengandalkan keseimbangan agar dapat memenangkan permainan adalah ogor ban. Permainan ogor ban atau dorong ban adalah permainan balap dorong ban dengan mendorong ban dengan menggunakan kayu. 

Mirip seperti balap lari pada umumnya, namun ogor ban dimainkan secara tim. Satu tim terdiri dari dua orang, tim tersebut harus mendorong ban dengan menggunakan kayu secara bersama-sama hingga mencapai garis finis. 

6. Gasing

Gasing atau gelasing atau di beberapa daerah menyebutnya sebagai guseng, bisa dibilang sebagai salah satu permainan tradisional paling populer di Indonesia. Permainan gasing memanfaatkan kayu yang dibentuk melingkar dan memiliki tonjolan di bagian atas maupun bagian bawah. Pada bagian atas gasing ini digunakan untuk mengikat tali yang nantinya ditarik sehingga gasing dapat berputar. Gasing yang tahan banting dan tidak mudah pecah biasanya menggunakan kayu-kayu pilihan seperti kayu Mahoni atau Belian. 

7. Lompat Tali

Lompat tali atau juga dikenal yeye di beberapa tempat merupakan permainan yang menggunakan karet gelang yang dirajut hingga menjadi satu tali. Tujuan dari penggunaan karet yang lentur ini adalah agar tidak terluka maupun jatuh ketika tidak sanggup melewati tali. 

Dalam permainan ini akan dibagi menjadi beberapa babak. Ketinggian tali akan meningkat apabila setiap peserta berhasil melompati dari setiap babak. Biasanya tingkat ketinggian tali diukur menggunakan bagian tubuh manusia, mulai dari lutut, pinggang, perut, dada, kepala, hingga gestur merdeka dengan mengangkat tangan setinggi-tingginya ke atas.

Nah fellas, seru kan permainan tradisional yang kita punya. Gimana, masih betah lama-lama main dengan gawai kalian, kalau ada permainan seru macam begini. Itung-itung kebahagiaan masa kecil.

Permainan congklak (Yuswandi/era.id)

Tags : jokowi
Rekomendasi