Seru dan Unik! 5 Tradisi Idulfitri di Belahan Dunia

| 18 Mar 2026 05:45
Seru dan Unik! 5 Tradisi Idulfitri di Belahan Dunia
Idul Fitri (Dok. Pinterest/Unn)

ERA.id - Perayaan Idulfitri selalu identik dengan kebersamaan setelah menjalani ibadah puasa. Di berbagai negara, Idulfitri dirayakan dengan cara yang berbeda-beda, dipengaruhi oleh budaya dan kebiasaan masyarakat setempat. Meski bentuknya beragam, inti perayaannya tetap sama, yaitu berkumpul bersama keluarga dan saling berbagi kebahagiaan.

Di beberapa negara, tradisi Idulfitri tidak hanya berupa salat dan makan bersama, tetapi juga diisi dengan festival budaya, permainan tradisional, hingga kegiatan sosial. Perbedaan cara merayakan ini menunjukkan betapa beragamnya tradisi Idulfitri di berbagai belahan dunia.

Nah ini dia beberapa tradisi Idulfitri di berbagai negara:

1. Arab Saudi: Hidangan Manis dan Pertunjukan Budaya

Kleicha (Dok. lostrecipesfound)
Kleicha (Dok. lostrecipesfound)

Di Arab Saudi, Idulfitri dirayakan dengan jamuan besar bersama keluarga. Salah satu hidangan yang sering disajikan adalah kleicha, biskuit berisi kurma dan kacang dengan aroma mawar yang populer di kawasan Timur Tengah.

Selain makan bersama, berbagai kegiatan budaya juga menjadi bagian dari perayaan. Balap unta, pertunjukan elang, hingga tarian tradisional sering diadakan untuk memeriahkan suasana Idulfitri.

2. Selandia Baru: Festival Idulfitri Multikultural

Festival Idulfitri Multikultural (Dok. freepik)
Festival Idulfitri Multikultural (Dok. freepik)

Komunitas Muslim di Selandia Baru berasal dari berbagai latar belakang, seperti Afrika, Timur Tengah, hingga Asia Tenggara. Idulfitri biasanya dirayakan dengan salat berjamaah, makan bersama, dan berkumpul dengan keluarga.

Beberapa kota juga mengadakan festival Idulfitri yang terbuka untuk umum. Acara ini biasanya menampilkan pertunjukan budaya, stan makanan dari berbagai negara, serta permainan yang bisa dinikmati oleh anak-anak dan keluarga.

3. Pakistan: Tradisi Sheer Khurma

Tradisi Sheer Khurma (Dok. freepik/ShashikantDurshettiwar)
Tradisi Sheer Khurma (Dok. freepik/ShashikantDurshettiwar)

Di Pakistan, pagi Idulfitri biasanya dimulai dengan menyiapkan hidangan manis bernama Sheer Khurma. Makanan ini berupa puding bihun yang dimasak dengan susu, kurma, kacang-kacangan, dan gula.

Sheer Khurma menjadi hidangan utama yang disajikan saat keluarga, teman, dan tetangga datang berkunjung. Tradisi berbagi makanan ini mencerminkan semangat kebersamaan, keramahan, dan saling berbagi yang menjadi bagian penting dari perayaan Idulfitri di Pakistan.

4. Turki: Festival Manisan

Festival Manisan (Dok. freepik/azerbaijan_stockers)
Festival Manisan (Dok. freepik/azerbaijan_stockers)

Di Turki, Idulfitri dikenal dengan sebutan Şeker Bayramı yang berarti “Festival Manisan”. Nama ini berasal dari tradisi membagikan berbagai makanan manis kepada keluarga, tamu, dan anak-anak.

Selama tiga hari perayaan, masyarakat biasanya mengenakan pakaian baru dan mengunjungi rumah keluarga yang lebih tua untuk meminta doa dan restu. Anak-anak juga sering menerima permen, cokelat, dan uang sebagai hadiah.

5. Malaysia: Tradisi Rumah Terbuka

Tradisi Rumah Terbuka (Dok. Pinterest/Sandra Whitehead).
Tradisi Rumah Terbuka (Dok. Pinterest/Sandra Whitehead).

Di Malaysia, Idulfitri dirayakan dengan suasana meriah dan penuh kebersamaan. Banyak rumah dihiasi lampu dan dekorasi untuk menyambut hari raya.

Salah satu tradisi yang terkenal adalah “rumah terbuka”, di mana tuan rumah mengundang tetangga, teman, dan keluarga untuk datang makan bersama. Tradisi ini menjadi cara untuk mempererat hubungan antar masyarakat.

Tradisi-tradisi ini menunjukkan bahwa Idulfitri dapat dirayakan dengan berbagai cara di seluruh dunia. Meski berbeda-beda, semangat kebersamaan dan rasa syukur tetap menjadi bagian utama dari perayaan hari raya ini.

Rekomendasi