Partai Idaman Bergabung, PAN Makin Pede

Tim Editor

Ketum Partai Idaman Rhoma Irama-Ketum PAN Zulkifli Hasan. (Agatha Danstri/era.id)

Jakarta, era.id - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan menyambut baik Partai Idaman yang bergabung dengan PAN untuk menghadapi Pemilu 2019. Zulkifli mengatakan, kekuatan PAN bakal bertambah karena struktur Partai Idaman sudah berdiri di 34 provinsi, berikut organisasi sayap masyarakat.

“Tentu ini akan memberikan dampak yang besar ya, karena Partai Idaman ada di seluruh Tanah Air. Berarti, jaringannya besar dan luas tentu akan memperkuat penggalangan kita,” tutur Zulkifli, di sela deklarasi bergabungnya Partai Idaman dengan PAN di Royal Kuningan Hotel, Jakarta Selatan, Sabtu (12/5/2018).

Bergabungnya Partai Idaman, kata Zulkifli, sangat dipengaruhi figur Ketua Umumnya, Rhoma Irama, yang juga menjadi nilai plus partai tersebut. Bagi Zulkifli, Rhoma adalah seniman legendaris Indonesia yang disukai masyarakat. 

“Ini membuktikan bahwa PAN mendapatkan kepercayaan dari Partai Idaman, dari sekaliber Bang Haji. Mudah mudahan teman-teman yang lain, masyarakat juga bisa memberikan kepercayaan kepada PAN,” ungkap Zulkifli.


Ketum Partai Idaman Rhoma Irama-Ketum PAN Zulkifli Hasan. (Agatha Danastri/era.id)

Setelah deklarasi dukungan terebut, kader dan pengurus Partai Idaman yang maju sebagai calon anggota legislatif akan mendaftar sebagai caleg PAN untuk DPR RI, dan DPRD tingkat provinsi serta kabupaten/kota.

Adapun Zulkifli dan Rhoma rencananya bakal keliling Indonesia untuk mendeklarasikan bergabungnya Partai Idaman dengan PAN.

Baca Juga : KPU Nilai Tepat Ditolaknya Gugatan Partai Idaman

Partai Idaman bergabung dengan PAN setelah gagal lolos verifikasi KPU terkait peserta Pemilu 2019. Rhoma bersama pengurus partainya sempat mengajukan gugatan ke Bawaslu dan PTUN, namun gugatan tersebut ditolak karena Partai Idaman tidak memenuhi seluruh persyaratan sesuai Pasal 173 ayat 2 dan 177 UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.


 

Tag: partai idaman flyover pancoran pemilu 2019 zulkifli hasan rhoma irama

Bagikan: