Puncak Arus Mudik, 89.363 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Tujuh hari jelang Hari Raya Lebaran 2018, sebanyak 89.363 kendaraan telah meninggalkan Ibu Kota Jakarta melalui GT Cikarang Utama. Jumlah itu meningkat 18 persen dari volume lalin normal, 75.624 kendaraan.
 
"Jasa Marga memprediksi, bahwa puncak arus mudik akan jatuh pada hari ini, Sabtu (9/6) atau H-6 dengan perkiraan 112 ribu kendaraan atau meningkat 59 persen dari volume normal," AVP Corporate Communications Jasa Marga, Dwimawan Heru, Sabtu (9/6/2018).

Peningkatan jumlah kendaraan tercermin dari membludaknya pengunjung di rest area KM 39. Contra flow pun diberlakukan sejak pukul 08:50 WIB hingga 09:20 WIB. Kondisi lalin kini berjalan lancar. Selain mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Jasa Marga mengingatkan pemudik untuk memastikan saldo uang elektroniknya cukup untuk berkendara.

"Hingga pukul 13.00 WIB hari Sabtu (9/6) terpantau 33.328 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui GT Cikarang Utama. Jumlah tersebut meningkat 23 persen dari volume lalin normal pada periode yang sama yaitu 27.111 kendaraan," lanjut Heru.

Baca Juga : Asyik Nih, Tol Bocimi Masih Gratis Selama Mudik


(Infografis/era.id)

Baca Juga : Asyik Nih, Tol Bocimi Masih Gratis Selama Mudik

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol yang hendak melakukan mudik untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Layanan top up tunai di gerbang tol hanya dilakukan dalam kondisi darurat.

Jasa Marga memprediksi 1,4 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta saat libur Lebaran 2018. Jumlah ini naik tiga persen dari Lebaran 2017. 54 persen kendaraan akan melintasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek, 18 persen melalui Jalan Tol Jagorawi dan 28 persen melintasi Jalan Tol Jakarta-Tangerang.

Tag: lalu lintas mudik lebaran

Bagikan: