Sebelum Tenggelam, KM Sinar Bangun Tabrakan dengan Kapal Kayu

Tim Editor

Suasana evakuasi korban Kapal KM Sinar Bangun (Foto: Istimewa)

Parapat, era.id - Kepala BPBD Sumut Riadil Lubis mengatakan penyebab tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba bukan cuma faktor cuaca buruk. Tapi kapal itu sempat tabrakan juga dengan kapal kayu. 

Total penumpang yang terlibat dalam kecelakaan itu diperkirakan lebih dari 100 orang. Bukan cuma itu,  ada sejumlah kendaraan bermotor yang juga tenggelam dalam insiden itu. KM Sinar Bangun bergerak dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir menuju Tigaras Parapat Kabupaten Simalungun. 

"Diperkirakan lebih dari 100 penumpang," kata Riadil kepada era.id, Senin (18/6/2018).

Saat kejadian sekitar pukul 17.30 tadi, cuaca di perairan Danau Toba memang buruk. Angin kencang dan ombak yang ditinggi kemungkinan yang dihadapi kedua kapal itu. 

Baca Juga : Wisatawan Asal Bogor Tenggelam di Laut Sukabumi
 
Dihubungi sekitar pukul 20.45 WIB, Riadil mengaku mendapat laporan baru 19 orang yang selamat. Mereka semua sudah dibawa ke rumah sakit dan puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan.

Kabar buruknya, seorang penumpang ditemukan meninggal dunia. Sisanya,  puluhan penumpang lainnya, masih terus dalam pencarian. Posisi tengelamnya kapal diperkirakan sejauh 1 mil dari pelabuhan Tigaras.

Misi pencarian korban yang dilakukan KMP Sumut 1 dan 2 terpaksa dihentikan dulu karena cuaca sangat buruk.

Tag: tenggelam kecelakaan infrastruktur

Bagikan: