Tanda-Tanda Kucing Mau Melahirkan yang Harus Kamu Tahu, Pecinta Kucing Pasti Paham

ERA.id - Tahukah kamu, selain manusia, hewan kucing yang hendak melahirkan juga memperlihatkan tanda-tanda khusus, lho. Meskipun kucing mampu melahirkan secara mandiri, tetapi sebagai pemelihara kucing, kamu pun harus paham apa saja tanda-tanda kucing mau melahirkan. Hal ini bertujuan agar kamu bisa mempersiapkan segala sesuatunya ketika kucing peliharaanmu sudah akan melahirkan.

Apa saja tanda-tanda kucing mau melahirkan?

Ilustrasi posisi tidur kucing dan artinya (Unsplash/Kelvin Han)

Pada umumnya, kehamilan kucing berlangsung sekitar 64-67 hari. Ketika waktu persalinan sudah dekat, kucing pun akan mengalami perubahan fisik serta kebiasaan.

Adapun tanda-tanda kucing mau melahirkan adalah sebagai berikut.

Kelenjar susu mengeluarkan cairan

Ciri-ciri kucing yang akan melahirkan adalah keluarnya cairan dari kelenjar susu. Dalam minggu terakhir kehamilan, kelenjar susu kucing akan berubah lebih besar.

Umumnya, kucing mempunyai empat pasang kelenjar susu. Kira-kira dua hari sebelum melahirkan, air susu kucing akan mulai diproduksi. Alhasil, cairan kental berwarna krem merembes dari putingnya.

Biasanya kucing akan menjilatinya atau membiarkannya mengering sehingga kamu dapat melihat kerak berwarna keputihan pada putingnya.

Suhu tubuh menjadi turun

Suhu tubuh yang menurun juga merupakan salah satu ciri-ciri kucing yang akan melahirkan.

Suhu tubuh kucing yang normal ada pada kisaran antara 37,7 – 39,1 derajat Celcius. Namun, satu atau dua hari sebelum melahirkan, suhu kucing bisa turun sekitar 37,2 derajat Celcius.

Suhu tubuh kucing bisa kamu ukur dengan memanfaatkan termometer di ketiaknya. Jika sulit dilakukan, kamu masih bisa melihat tanda-tanda kucing mau melahirkan lainnya.

Mulai mencari-cari tempat untuk bersarang

Sebagai persiapan melahirkan, kucing akan mencari tempat yang tenang dan nyaman untuk melahirkan anak-anaknya. Bahkan, kucing akan menyusun selimut sebagai tempat bersarangnya nanti.

Sebelum persalinan dimulai, perilaku kucing tersebut akan dimulai beberapa jam hingga minggu sebelumnya.

Kamu bisa membantu kucingmu melahirkan dengan cara menyediakan kotak untuk bersarang di ruangan yang hangat dan tenang. Selanjutnya, pisahkan kotak tersebut dari hewan peliharaan lainnya. Kamu juga harus memastikan ruangan kucingmu bebas dari suhu yang terlalu dingin sebab anak kucing belum mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri.

Menurunnya nafsu makan

Ciri-ciri kucing yang hendak melahirkan selanjutnya yaitu nafsu makan menurun drastis. Selama kehamilan, nafsu makan kucing umumnya meningkat karena memerlukan tambahan makanan untuk nutrisi janin yang dikandungnya.

Namun, sesaat sebelum persalinan dimulai, nafsu makannya dapat berubah. Mereka mungkin tidak memiliki ketertarikan pada makanan atau bahkan tidak mau makan sama sekali untuk sementara waktu.

Tanda kucing akan melahirkan yang satu ini bisa diakibatkan berat badan anak kucing yang menekannya atau merupakan gejala kecemasan umum karena persalinan sudah semakin dekat.

Cenderung menjadi penyendiri atau manja

Selama minggu terakhir kehamilan, kucing akan menunjukkan perilaku menyendiri sehingga senang bersembunyi di tempat tersembunyi dalam rumah.

Namun, kucing juga bisa lebih manja dari biasanya dan merasa senang jika ada di dekatmu. Itulah mengapa mereka akan lebih sering mendekat untuk dielus atau dipangku.

Meskipun cenderung lebih manja, mereka juga bisa terlihat sangat gelisah karena akan menjalani persalinan.

Sering mengeong

Tanda-tanda kucing mau melahirkan selanjutnya adalah Gelisah, mondar-mandir, terengah-engah, dan sering mengeong.

Jika kamu mendengar suara kucing yang hendak melahirkan, segeralah letakkan hewan ini ke dalam kotak bersarangnya.

Untuk membantu persalinan kucing, kamu juga harus menjauhkan mereka dari berbagai gangguan.

Menjilati alat kelamin

Menjilati alat kelamin juga termasuk tanda-tanda kucing yang akan melahirkan. Beberapa jam sebelum persalinan dimulai, cairan pada vulva pun akan keluar.

Namun, mereka akan segera menjilatnya dan mungkin kamu tidak akan melihatnya. Air ketuban kucing juga akan pecah sehingga kamu harus memperhatikannya dengan teliti.

Terjadi kontraksi

Seperti halnya manusia, kontraksi yang dapat mendorong janin mendekati jalan lahir juga terjadi sebagai ciri-ciri kucing yang akan melahirkan.

Kamu bisa menyaksikan atau merasakan kontraksi ini dengan memperhatikan perutnya dari dekat atau meraba dengan lembut di area perut kucing.

Demikianlah ciri-ciri kucing mau melahirkan yang bisa kamu perhatikan. Kamu juga tidak perlu mengawasinya terus menerus, sebab umumnya induk kucing tidak akan kesulitan saat melahirkan anaknya.

Ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Kalo kamu mau tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…