Buntut Kasus Dua Musisi Band Surabaya Meninggal, Lima Orang Termasuk Bartender Diperiksa Polisi

ERA.id - Polrestabes Surabaya tengah selediki kasus dua musisi yang meninggal usai minum alkohol di Cruz Lounge Bar Hotel Vasa. Kini satu lagi bertambah musisi Sound Engenering meninggal saat dirawat di Rumah Sakit.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan pihaknya telah memeriksa lima orang saksi termasuk bartender Hotel bintang lima tersebut.

"Yang bisa disampaikan sampai hari kamis sudah memeriksa 5 saksi bartender, rekan-rekan band itu dan manajemen Cruz Lounge Bar Vasa. Perkembangan belum bisa disampaikan sifatnya pendalaman," kata Hendro, saat ditemui ERA, di kamar mayat RSUD dr Soetomo, Selasa (26/12/02023).

AKBP Hendro menjelaskan pihaknya juga telah mendatangi lokasi kejadian yang dimana mereka minum alkohol di hotel tersebut. Kini pihaknya sudah memasang police line.

"Karena sekarang masih pendalaman khawatir kontaminasi terhadap kafe jadi status quo dengan memasang police line," ujarnya.

Tak hanya itu, kata dia, polisi juga telah mengamankan barang bukti sejumlah botol sejenis yang diminum korban. Kemudian gelas yang dipakai saat minum.

"Yang sejenis digunakan, kenapa sejenis karena terhadap sisa-sisa yang digunakan oleh bartender dicuci karena kondiisinya tidak ada yang meninggal hari itu. Jadi dibersihkan sebagaiman yang dilakukan biasanya," jelasnya.

Lebih lanjut AKBP Hendro juga telah bertemu seorang bartender berisinial E. Ia menyebut E sudah datang kooperatif untuk diperiksa sebagai saksi.

"Tadi pagi E, kami juga pemeriksaan," jelasnya.

Kemudian untuk, jenis minuman yang diminum korban sejumlah anggota band itu ada dua merek. Namun, ia enggan menyebut merek minuman tersebut. Minuman tersebut, lanjut Hendro juga langsun dibeli dari bar Hotel itu.

"2 merk. Kemudian dicampur minuman pemanis jus dengan merk juga jadi bukan minuman oplosan asal oplos. Mengambil dari vasa minuman itu? Iya beli dari bar tersebut," terangnya.

Update dari kasus ini, Hendra menerangkan, bahwa sebanyak 9 orang yang ikut minum minuman tersebut. Empatnya dari band itu diantaranya sekarat. Dua dinyatakan meninggal RZ dan RF. Kemudian. Vokalis perempuan MT masih kritis dirawat di Rumah Sakit Gotong Royong. Satunya lagi IN juga dirawat di RS dr Soetomo namun dikabarkan meninggal pda hari ini Selasa (26/12/2023).

"Diantara 9, masih ada 2 lagi yang dirawat inap yaitu vokal MT infonya sampe  sekarang dirawat ICU gotong royong. Satu lagi sound enginering atas nama IN dirawat di RS soetomo meninggal hari ini sekitar jam 9 pagi," pungkasnya.