Jukir Liar Kuasai Lahan, Parkir Semrawut di Pasar Senggol Makassar Bikin Macet

ERA.id - Parkir liar kembali menjadi sorotan di Kota Makassar, terutama di kawasan Pasar Senggol, Jl. Opu Daeng Risadju. Ruas jalan yang seharusnya digunakan untuk lalu lintas kini justru dipenuhi kendaraan yang terparkir hingga memakan badan jalan, menyebabkan kemacetan yang semakin parah.  

Keberadaan juru parkir (jukir) liar yang memanfaatkan situasi menjadi salah satu faktor utama yang memperburuk kondisi. Selain mengambil lahan parkir tanpa izin, mereka juga menetapkan tarif yang tidak wajar.  

Direktur Operasional PD Parkir Makassar Christopher Aviary yang akrab disapa Ryo mengakui bahwa lonjakan pengunjung ke Pasar Senggol setiap Ramadan menjadi pemicu utama munculnya jukir liar. 

"Sebenarnya banyak jukir di Senggol yang sudah terdaftar, tapi karena pembludakan pengunjung, pasar ini kewalahan menampung kendaraan. Tidak ada sarana parkir yang layak, sehingga akhirnya muncul jukir-jukir dadakan," ujarnya kepada ERA , Minggu (9/3/2025).

Menurutnya, situasi ini tidak hanya terjadi di Pasar Senggol, tetapi juga di berbagai lokasi lain seperti pasar Ramadan, pusat perbelanjaan, dan pertokoan yang menjadi titik langganan kepadatan saat bulan puasa. 

"Puncaknya terjadi di minggu-minggu terakhir Ramadan. Kami dari PD Parkir menunggu arahan dari pemerintah kecamatan dan SKPD terkait. Biasanya setiap tahun kami akan diundang dalam rapat koordinasi untuk membahas lonjakan pengunjung ini," tambahnya.  

Ryo juga menegaskan bahwa timnya rutin melakukan patroli dari siang hingga malam di area-area yang mengalami lonjakan parkir. Namun, keterbatasan lahan parkir membuat pengawasan sulit dilakukan. 

"Kami selalu mendata titik-titik rawan sejak sebelum Ramadan dan berkoordinasi dengan jukir resmi. Tapi ketika pembludakan terjadi, jukir liar tetap muncul karena adanya permintaan dari pengunjung yang ingin parkir dekat dengan lokasi belanja," ungkapnya.  

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam memarkir kendaraan agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas. 

"Jangan memaksakan parkir di tempat yang sudah penuh. Jika memang tidak ada ruang, lebih baik mencari tempat lain yang lebih aman dan tidak menghalangi jalan," tuturnya.  

Kondisi ini menjadi tantangan tahunan yang belum menemukan solusi konkret. Tanpa pengelolaan parkir yang lebih baik dan penindakan tegas terhadap jukir liar, kemacetan di Pasar Senggol dan titik-titik lainnya di Makassar kemungkinan besar akan terus berulang setiap Ramadan.