Akun LinkedIn Viral dan Jadi Sorotan, Begini Kata Perunggu
ERA.id - Grup band Perunggu buka suara terkait viralnya akun LinkedIn mereka di media sosial. Perunggu mengaku sempat bingung lantaran latar belakang pekerjaan mereka banyak menjadi pembicaraan publik.
Vokalis sekaligus gitaris Perunggu, Maulana Ibrahim (Maul) mengatakan latar belakang sekaligus masa lalu para personel yang viral itu sempat membuatnya bingung sekaligus tidak menyangka. Ia yang memutuskan untuk mengubah kariernya menjadi musisi tidak terbiasa dengan pembicaraan tersebut.
“Jadi biasanya kan lagu, penampilan, jadi kayak ini baru pertama kali kami mengalami kondisi bahwa 'oh ini yang lagi diomongin latar belakang kami'. Jadi kayak, 'hah kok gini?' gitu. Ya ada bingungnya, ada... ya bingungnya lebih kepada 'kenapa ya?' gitu,” ujar Maul saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).
"LinkedIn orang banyak yang jauh lebih bagus, lebih keren, lebih mentereng," sambung Ildo Hasman.
Ildo lantas menjelaskan keputusan para personel untuk meninggalkan karier sebagai pegawai kantoran bukan hal yang mudah untuk dipilih. Apalagi mereka sudah menjadi pegawai kantoran dengan rentan waktu yang cukup lama.
Keputusan untuk menjadi musisi, kata Ildo, dilakukan setelah prioritas masing-masing personil sudah semakin terkikis, khususnya keluarga. Mereka pun sepakat untuk fokus menjadi musisi yang memiliki waktu lebih fleksible.
"Pekerjaan kantor yang kami lepas dong, keluarga kan tetap nomor satu dong nggak mungkin kami lepas gitu lah. Ya pasti dengan segala pertimbangan akhirnya kami milih yang dikorbankan adalah pekerjaan kantornya gitu," tutur Ildo.
"Dan itu bukan keputusan yang kami ambil dengan singkat atau gegabah gitu. Jadi dengan restu tentunya, dengan penuh pertimbangan. Dan kami nge-band 2019 baru berani resign 2025 jadi 6 tahun tuh mikirnya," sambung Ildo.
Lebih lanjut, Perunggu menuturkan bahwa sejauh ini tidak ada dampak negatif dari tersebarnya akun LinkedIn milik mereka. Mereka pun menilai hal tersebut merupakan perjalanan panjang dan bagian dari kehidupan.
"Yang dibicarakan juga hal yang bukan hal yang negatif jadi kami nggak ambil pusing lah gitu. Kecuali yang ada fitnah atau apa gitu mungkin baru kami bakal meluruskan, tapi kalau ini kan 'oh ya sudah emang begitu kan'," tegas Maul.
Diketahui belakangan ini grup band Perunggu menjadi perbincangan publik setelah latar belakang pendidikan dan pekerjaan mereka viral di media sosial. Maul misalnya, dari akun LinkedIn miliknya ia tercatat pernah menjabat sebagai Head of Product User Platform Payment, Funding & Wealth Management di PT Bank Neo Commerce Tbk (Neobank).
Maul juga tercatat pernah mengisi posisi Lead Product Quality di Bank Saqu. Sedangkan Adam Adenan tercatat pernah berkarier sebagai auditor di PricewaterhouseCoopers (PwC) dan sebagai Corporate Manager di Movus Technologies.
Sementara Ildo yang merupakan drummer Perunggu memiliki pengalaman sebagai Product Manager di Gojek hingga Chief Product Officer (CPO) di OVO.