Ratusan Keluarga Terdampak Bencana Gunung Semeru, Suami Istri Tewas Terseret Banjir Lahar Dingin

| 20 Apr 2024 15:30
Ratusan Keluarga Terdampak Bencana Gunung Semeru, Suami Istri Tewas Terseret Banjir Lahar Dingin
Ilustrasi banjir lahar dingin (ANTARA/ Atlas Maulana)

ERA.id - Ratusan kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir lahar dingin Gunung Semeru, di Lumajang, Jawa Timur, Kamis (18/4/2024). Dua korban yakni suami istri tewas terseret banjir tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto. Ia mengatakan korban suami istri yakni Bambang (50) dan Ngatini (47) itu tewas terseret banjir saat melintas di jembatan Desa Kloposawit.

“Mereka melintas jam 20.30 WIB semalam. Mereka menyeberang menggunakan sepeda motor dan terseret arus sungai,” kata Gatot, kepada awak media Jumat (20/4/2024).

Petugas dan warga setempat pun mencoba menyelematkan kedua pasutri yang merupakan warga Dusun Jurang Geger RT 14 RW 07, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Sayangnya, saat dievakuasi nyawa keduanya tak tertolong. Petugas pun kemudian membawa pasutri itu ke rumah sakit terdekat.

“Suami istri udah ditemukan,” ucapnya.

Diketahui, cuaca hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Lumajang dan lereng Gunung Semeru pada Kamis (18/4/2024) sekitar pukul 19.30 WIB. Akibatnya, debit air aliran sungai meluap hingga masuk ke permukiman warga. 

Sejumlah warga yang berada di dekat bantaran sungai aliran lahar dingin pun melakukan evakuasi mandiri di tempat yang aman.

Tujuh kecamatan di Kabupaten Lumajang terendam banjir lahar dingin terdampak. 495 KK dilaporkan terdampak, enam jembatan juga dilaporkan rusak. 

Rekomendasi