Ini Penjelasan Mendag Soal Lonjakan Harga Minyak di Sejumlah Pasar

Tim Editor

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (kiri) saat meninjau harga komoditas di sebuah pasar di Kota Bandung, Selasa, (13/4/2021). (Foto: Anda Mahardhika)

ERA.id - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan kenaikan harga minyak, berasal dari faktor melonjaknya harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang tembus di angka 40 persen.

"Hari ini saya melihat harga di beberapa pasar di Kota Bandung. Hampir semua mengalami kenaikan dan penurunan harga yang masih terbilang stabil," ungkap Lutfi kepada wartawan usai lakukan pantauan di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Selasa, (13/4/2021).

"Kenaikan yang disorot adalah minyak. Sebelumnya harga minyak yang saya lihat hampir sama dengan di pasar Jakarta, di mana kenaikan disebabkan kenaikan harga minyak sawit mentah sebesar 40 persen."

Ia menyebut persentase kenaikan tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama. Untuk itu dirinya akan berkordinasi dengan industri CPO, agar bisa menurunkan harga kepada penyuplai.

"Setelah kami lakukan koordinasi, kita lihat minggu depan apa harga minyak mengalami penurunan. Pasalnya, pada tahun ini ada peningkatan penyuplaian yang tinggi di tahun ini," jelasnya.

Selain minyak, Lutfi memastikan, beberapa komoditas berada di harga wajar, seperti cabai yang sebelumnya mengalami kenaikan. Kini persentase penurunan harga sebesar 20 hingga 25 persen.

Lutfi juga menambahkan, untuk harga ayam dan daging sapi dipastikan berada di harga yang stabil. Dirinya juga menilai kenaikan harganya masih berada di angka yang wajar.

Tag: harga minyak pasar eramadan Muhammad Lutfi Menteri Perdagangan

Bagikan: