Gubernur Khofifah: RS Harus Proaktif Isi Tabung Oksigen ke Pabrik

| 11 Jul 2021 06:15
Gubernur Khofifah: RS Harus Proaktif Isi Tabung Oksigen ke Pabrik
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan ke pabrik produsen oksigen PT Air Product Indonesia di Divisi Industrial Gases, PT Tira Austenite Tbk., Kabupaten Gresik, Jatim, Sabtu (10/7/2021). (Foto: ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim)

ERA.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh rumah sakit (RS) di wilayah setempat proaktif melakukan pengisian oksigen ke lokasi pabrik atau distributor untuk menjaga ketersediaan di setiap RS.

"Masing-masing rumah sakit saya minta proaktif membawa tabung oksigen atau silindernya ke sini. Untuk diisi di sini, kemudian bisa dibawa kembali ke rumah sakit masing-masing," kata Khofifah di Kabupaten Gresik, Jatim, Sabtu, (10/7/2021).

Dilansir dari ANTARA, Khofifah saat melakukan kunjungan ke pabrik produsen oksigen PT Air Product Indonesia di Divisi Industrial Gases, PT Tira Austenite Tbk., menjelaskan bahwa metode jemput bola atau proaktif harus dilakukan sebab kondisi saat ini dengan dahulu sangat berbeda.

"Kalau dulu mungkin mereka menunggu proses kapan tabung oksigen atau silindernya diambil kemudian diisi. Sekarang harus sama-sama proaktif mengingat kebutuhan di rumah sakit meningkat tajam," katanya.

Mantan Menteri Sosial itu juga telah menugaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim untuk mengoordinasikan rumah sakit agar sama-sama proaktif agar metode jemput bola berjalan baik.

Ia mengakui bahwa dukungan dari pabrik oksigen melalui PT Air Product Indonesia juga telah ada untuk mempercepat kebutuhan oksigen bagi RS maupun pasien akibat pandemi COVID-19.

"Kami memastikan di titik-titik mana sebenarnya produksi oksigen bisa dimaksimalkan dan kami melihat bahwa PT Air Product membagi produksinya melalui distributor. Kami juga menyampaikan terima kasih produk oksigen di sini 100 persen saat ini untuk layanan medis," katanya.

Khofifah juga memberikan solusi agar masing-masing RS bisa mengomunikasikan dengan tim di lapangan untuk memastikan bahwa silinder yang ada di masing-masing RS kapan kosong supaya bisa langsung segera dikirim untuk diisi.

"Jadi, beda dengan yang dulu. Menunggu tim, kemudian turun mengambil silinder baru diisi baru dikirim ulang. Kalau sekarang tidak. Silindernya dibawa ke sini," katanya.

Khofifah memastikan stok oksigen likuid maupun cair di Jatim pada dasarnya mencukupi. Oleh karena itu, sebaiknya proaktif melakukan pengisian tabung oksigen ke pabrik atau distributor.

Rekomendasi