Bendera Merah Putih Jatuh Saat Upacara HUT RI, Bupati Konawe Minta Maaf

| 18 Aug 2021 08:37
Bendera Merah Putih Jatuh Saat Upacara HUT RI, Bupati Konawe Minta Maaf
Ilustrasi bendera Merah Putih. (Foto: Mufid Majnun/Unsplash)

ERA.id - Bendera Merah Putih sempat  jatuh dari tiang saat dikibarkan pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia yang sedang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa, (17/8/2021).

Melansir ANTARA, insiden itu terjadi saat bendera Merah Putih itu tiba-tiba terjatuh saat tepat berada di puncak tiang.

Kejadian itu disaksikan warga melalui video yang menayangkan proses upacara secara virtual melalui aplikasi zoom dan disebar di akun facebook.

Bendera itu diduga jatuh akibat pengait tali yang berada di puncak tiang patah saat pasukan pengibar bendera (paskibra) hendak mengingat tali bendera usai pengibaran.

Kabag Humas Pemkab Konut La Ode Muhammad Aminuddin saat dihubungi dari Kota Kendari membenarkan kejadian itu.

Ia menyampaikan, akibat kejadian itu, TNI-Polri yang merupakan pelatih Paskibra spontan berlari menuju tiang pengibaran untuk mengamankan bendera Merah Putih yang jatuh itu.

"Bendera setelah jatuh menimpa adik-adik kita Paskibra," katanya.

Aminuddin menyampaikan, saat bendera itu jatuh di atas pundak para Paskibra langsung diambil oleh personel TNI-Polri dan mengibarkannya menggunakan tangan sambil menunggu perbaikan tali.

"Setelah tali diperbaiki, disimpul langsung, Alhamdulillah saat ini bendera sudah berkibar kembali kira-kira kurang lebih 30 menit itu perbaikannya," kata dia.

Sementara itu, atas kejadian itu Bupati Konawe Utara Ruksamin langsung mengumumkan permohonan maaf secara terbuka atas kejadian itu.

"Saya Bupati Kabupaten Konawe Utara beserta seluruh jajaran menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat terhadap insiden yang terjadi terkait dengan jatuhnya bendera Merah Putih yang dilakukan tadi pada saat upacara bendera detik-detik proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 tingkat Kabupaten Konawe Utara," kata Bupati.

Atas kejadian itu, Bupati langsung meminta Kapolres untuk mengambil langkah-langkah melakukan pemeriksaan terhadap giat tersebut.

"Insiden terjadi sesaat setelah penaikan bendera dan sudah sementara diikat yang kemudian pengait dari bendera tersebut patah yang mengakibatkan bendera jatuh. Alhamdulillah tidak sampai ke tanah, jatuh ke pangkuan anak-anak kita Paskibra," katanya.

Rekomendasi