Pengungsi Afganistan Bakar Diri, Kemenkumham Sumut Desak UNHCR Beri Kepastian

Tim Editor

Puluhan pengungsi Afganistan etnis Hazara protes di depan gedung Forum Nine, lokasi berkantornya UNHCR (Muchlis Ariandi/Era.id)

ERA.id - Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut, Imam Suyudi mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan komunikasi dengan UNHCR terkait pengungsi Afganistan di Sumatera Utara.

Hal itu dilakukan, setelah seorang pengungsi yang nekat membakar diri di depan kantor UNHCR, di gedung Forum Nine, Jalan Imam Bonjol Medan pada Selasa (30/11/2021).

"Sebetulnya kondisi seperti itu (bakar diri) tidak kita inginkan. Kita ingin pengungsi ini, selama kita berkomunikasi dengan UNHCR tetap berada di Community House dan berperilaku yang baik," kata Imam Suyudi, Rabu (1/12/2021).


Dia mengatakan, pihaknya bersama Pemprov Sumut sedang melakukan komunikasi dengan pihak UNHCR agar para pengungsi segera dikirim ke negara ketiga yang diinginkan pengungsi.

Namun, dia menyayangkan aksi nekat bakar diri seorang pengungsi Afganistan terjadi saat puluhan etnis Hazara melakukan aksi mendesak UNHCR di gedung Forum Nine.

"Karena saat ini kita masih berkomunikasi dengan pihak UNHCR, bersama Pemprov Sumut, agar memfasilitasi supaya mereka (pengungsi) diterbangkan ke negara ketiga. Karena pada dasarnya tuntutan para pengungsi ini untuk dikirim ke negara ketiga," ujarnya.

Terkait pengawasan, Imam Suyudi mengatakan tetap melakukan pengawasan. Jumlah pengungsi di Sumatera Utara saat ini berjumlah 1.733 orang, yang ditempatkan di 18 Unit Community House (UCH).

"Tentunya kalau ada pelanggaran selama mereka berada di Community House, akan dilakukan penindakan tegas," ungkapnya.

Dia juga mengimbau kepada puluhan pengungsi Afganistan yang masih bertahan di depan gedung tempat berkantornya UNHCR untuk segera kembali ke UCH.

"Jadi kita hanya melakukan upaya menginbau supaya pengungsi ini segera kembali ke community house. Tapi memang kami tidak bisa memaksa, karena para pengungsi ini langsung dibawah pengawasan UNHCR.

Seperti diketahui, seorang pengungsi WNA Afganistan di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) melakukan aksi bakar diri di gedung Forum Nine, kantor UNHCR, Jalan Imam Bonjol, Selasa (30/11/2021).

Aksi bakar diri itu dilakukan Ahmadsyah (22), diduga lantaran stres dan sebagai bentuk protes kepada UNHCR karena belum memberi kepastian kepada para pengungsi untuk ditempatkan ke negara ketiga.

Akibatnya, korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Punggung, dada dan lengan dengan persentase 70 persen mengalami luka bakar.

Tag: pengungsi UNHCR Afganistan

Bagikan: