PT Vale Serahkan Bandara Sorowako ke Pemprov Sulsel, DPRD Desak Ambil Alih Tambang Nikel

| 13 May 2022 18:47
PT Vale Serahkan Bandara Sorowako ke Pemprov Sulsel, DPRD Desak Ambil Alih Tambang Nikel
Dok. Antara

ERA.id - PT Vale Indonesia secara resmi menyerahkan Bandar Udara Sorowako dan pengelolaan kebandarudaraan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pada acara 19 Tahun Kabupaten Luwu Timur, Kamis (12/5/2022).

Ada tiga objek yang diserahkan PT Vale. Yakni lahan seluas 25,4 hektar (ha), barang bergerak berupa aset-aset yang berfungsi sebagai sarana dan prasana yang mendukung pengoperasian bandara Sorowako, serta pengelolaan jasa kebandarudaraan atas Bandar Udara Sorowako di Luwu Timur.

Menanggapi hak tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Rahman Pina mengatakan ini menjadi langkah yang baik untuk Pemprov Sulsel dan beban baru yang akan ditanggung. Menurutnya, karena peralihan biaya operasional kenandaraan tentu saja akan bergeser.

"Tapi setidaknya, tak ada lagi bandara yang ekslusif di Sulsel. Pesawat yang mendarat harus izin swasta. Negara tak boleh kalah dari perusahaan yang mengeruk kekayaan kita sendiri," ucap Rahmat Pina, Jumat (13/5/2022).

Keberhasilan ini, menurutnya hanya sebuah percikan kecil dalam bagian proses peralihan, namun menjadi muara kecil bagi dari semua proses kasus tersebut.

"Sebab PT Vale secara keseluruhan harus dikelola oleh anak negeri sendiri. Hasil dari pertambangan nikel yang harganya terus meroket di pasar dunia itu, harus dinikmati oleh anak-anak di Luwu Timur (Lutim)," jelas pria yang merupakan anggota fraksi dari Partai Golkar tersebut.

Rahman Pina menyuarakan akan berusaha mengambil alih sisa-sisa dari PT Vale yang telah banyak merugikan masyarakat di tanah Luwu.

"Setelah bandara, saatnya lahan tambang Vale juga menjadi penugasan kita," tandasnya.

Rekomendasi