ERA.id - Penyanyi Raisa Andriana mencoba kesempatan baru di panggung musikal lewat Pagelaran Sabang Marauke (PSM) bertajuk ‘Hikayat Srikandi Nusantara’. Panggung ini menjadi debut perdana Raisa dalam berakting di panggung musikal.
Memainkan tokoh kunci dalam Pagelaran Sabang Marauke sebagai Srikandi, Raisa mengakui adanya kesulitan saat pertama kali terlibat di musikal bergengsi ini. Raisa pun mendorong dirinya agar bisa menyelesaikan tugas sekaligus misinya sebagai Srikandi.
“Sulit sekali, oh sulit sekali. Tapi terus di-push, kuncinya adalah push terus, push terus, push terus,” ujar Raisa saat ditemui pada sesi latihan Hikayat Srikandi Nusantara, Selasa (4/8/2026).
“Jadi yang tadinya aku datang dengan malu-malu, dengan kayak aduh takut salah, aduh aku belum bisa, aku belum hafal ini, tapi melihat semuanya bener-bener kayak 'ayo pasti bisa, ayo kita sama-sama',” imbuhnya menambahkan.
Bukan hanya itu saja, pelantun “Bila” ini blak-blakan mengakui perbedaan dirinya di dunia nyata dengan Srikandi yang akan dipentaskan. Raisa harus berusaha keras untuk melepas image elegant dan pendiam yang selama ini melekat demi Srikandi yang kuat.
“Jadi hari pertama tuh Raisa stop kelamar-kelamar. Itu adalah belum ada dialog belum ada koreo apa hilangin dulu kelamar-kelamar dirimu kamu adalah seorang ksatria mulai saat ini,” jelasnya.
Lalu, kata Raisa, tantangan selanjutnya muncul ketika ia harus berlatih koreografi di bawah arahan Sandhidea Cahyo Narpato. Bagi Raisa yang memiliki badan kaku, berlatih koreografi menjadi salah satu tantangan paling sulit untuk dilalui.
“Sebenarnya koreografi itu paling susah buat aku karena aku orangnya lumayan kaku. Tapi untungnya Srikandi itu dia memang karena dia ksatria jadi dia ada kaku-kakunya gitu. Jadi di situ aku bisa mainkan aku masuk di situ,” katanya.
Selain pentas sebagai Srikandi, di Pagelaran Sabang Marauke ini Raisa juga akan membawakan lagu ciptaan Eross Candra berjudul “Cahya Hati”. Namun khusus untuk bagian bernyanyi, Raisa tidak mengalami kesulitan lantaran masug bisa berdiskusi dengan Eross Candra.
“Jadi di situ (bernyanyi) justru aku yang paling nyaman gitu. Masih sisanya yang baru-baru itu seperti ngapalin dialog, berakting, apa namanya memahami karakter Srikandi itu yang bagi aku paling susah. Dan itu 90 persennya,” pungkasnya.
Diketahui Pagelaran Sabang Marauke melibatkan 1.700 seniman Indonesia dari berbagai profesi, termasuk musisi dan penari. Gelaran ini akan diselenggarakan pada 21-23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat.