Penyebab Mimpi Basah Secara Medis yang Wajib Diketahui Kaum Pria

| 23 Sep 2023 06:07
Penyebab Mimpi Basah Secara Medis yang Wajib Diketahui Kaum Pria
Penyebab mimpi basah secara medis (unsplash)

ERA.idMimpi basah seringkali membingungkan dan memalukan bagi sebagian banyak anak laki-laki yang menginjak puber. Padahal terdapat beberapa penyebab mimpi basah secara medis yang dapat dijelaskan secara rasional.

Mimpi basah atau yang juga dikenal sebagai emisi nokturnal, adalah kondisi di mana ejakulasi atau keluarnya air mani terjadi tanpa disengaja. Hal ini biasanya terjadi ketika seseorang bermimpi tentang situasi seksual atau hal-hal yang dapat meningkatkan hasrat seksualnya.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi penyebab medis yang mendasari mimpi basah, serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi frekuensinya.

Penyebab Mimpi Basah Secara Medis

  1. Pubertas

    mimpi basah erat kaitannya dengan masa pubertas (unsplash)

Dilansir dari laman AI Care, mimpi basah erat kaitannya dengan masa pubertas yang biasanya dimulai lebih lambat daripada pada anak perempuan. Pada anak perempuan, masa pubertas dapat dimulai sejak usia 8 atau 9 tahun.

Namun, masa pubertas pada anak laki-laki biasanya dimulai ketika mereka mencapai usia 11-13 tahun. Proses pubertas ini berlangsung secara bertahap, dan setiap anak mengalami perkembangan pubertas yang berbeda-beda, tergantung pada kesiapan hormonnya.

  1. Pembersihan Sperma

Menurut peneliti seks David Ley, mimpi basah adalah cara tubuh membersihkan sperma lama yang telah kadaluarsa. Ketika seorang pria jarang ejakulasi, tubuhnya membuang sperma lama untuk memastikan sperma yang segar siap digunakan.

  1. Pelepasan Energi

Mimpi basah adalah sebuah fenomena alami yang terjadi dalam tubuh manusia sebagai mekanisme untuk melepaskan energi seksual.

Mimpi basah pada pria terjadi ketika kantung sperma, yang juga dikenal sebagai vesikula seminalis, telah mencapai kapasitas maksimalnya dan akhirnya mengeluarkan air mani saat tidur.

  1. Kantung Sperma Penuh

Proses mimpi basah terjadi karena kantung sperma tidak dapat menampung lebih banyak cairan lagi, sehingga tubuh secara otomatis mengeluarkannya.

Frekuensi terjadinya mimpi basah dapat bervariasi dari satu individu ke individu lainnya, dan faktor-faktor seperti kondisi fisik dan hormonal dapat mempengaruhi hal ini.

Penting untuk dicatat bahwa jumlah sperma dalam tubuh seseorang tidak berkaitan langsung dengan seberapa sering mereka mengalami mimpi basah. Produksi sperma dalam tubuh pria tergantung pada hormon testosteron, dan tingkat hormon ini dapat bervariasi antara individu.

  1. Usia Produktif

Selain itu, frekuensi mimpi basah juga dapat dipengaruhi oleh usia seseorang. Pria yang berada dalam rentang usia produktif, mulai dari masa remaja hingga usia 30-an, cenderung lebih sering mengalami mimpi basah daripada mereka yang berusia lebih tua.

Pada kebanyakan pria, mimpi basah biasanya terjadi dengan interval sekitar 3-5 minggu sekali, mirip dengan siklus menstruasi pada wanita.

Dengan demikian, mimpi basah adalah reaksi tubuh yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan dari segi kesehatan. Sebagian besar pria mengalaminya pada tahap perkembangan tertentu dalam hidup mereka.

Dapat disimpulkan jika mimpi basah adalah cara alami bagi tubuh untuk menjaga keseimbangan hormonal dan melepaskan energi seksual yang terakumulasi. Jika seseorang merasa khawatir atau memiliki pertanyaan tentang mimpi basah mereka, konsultasi dengan seorang profesional medis dapat memberikan pemahaman lebih lanjut tentang fenomena ini.

Selain penyebab mimpi basah secara medis, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…

Rekomendasi