Pemerintah Siapkan Skenario Seluruh Kepala Negara Hadiri G20 di Bali, Termasuk Kehadiran Putin

| 25 Sep 2022 07:30
Tangkapan layar - Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono di Kompleks Istana Kepresidenan, jakarta, Sabtu (24/9). ANTARA/Indra Arief.

ERA.id - Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan pemerintah sudah menyiapkan skenario pelayanan untuk kehadiran fisik seluruh kepala negara anggota G20, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) forum tersebut di Bali, November 2022.

“Janjinya kan beliau (Presiden Putin) begitu. Kami antisipasi kemarin sudah membahas terkait dengan konsep pelayanan kepada presiden-presiden termasuk Presiden Putin, sudah kita bahas detil,” kata Heru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta dikutip dari Antara, Sabtu (24/9/2022).

Keputusan mengenai datang atau tidaknya Presiden Putin ke Bali, kata Heru, tergantung dari sikap akhir pemimpin Rusia tersebut. Menurut Heru, kemungkinan seluruh negara yang diundang Indonesia akan menghadiri secara fisik puncak pertemuan pada KTT G20 di Nusa Dua, Bali.

“Skenarionya adalah skenario hadir semua. Kemungkinan semua negara yang kita undang hadir semua,” katanya.

G20 adalah forum kerja sama 19 negara dan satu kawasan dengan kontribusi ekonomi terbesar di dunia yang pada 2022 dipimpin oleh Indonesia. Forum global tersebut mencakup 80 persen Produk Domestik Bruto dunia, 75 persen ekspor global, dan 60 persen populasi dunia.

KTT G20 di Bali pada 15-16 November akan menjadi puncak dari rangkaian pertemuan tingkat menteri, working groups, dan engagement groups yang berlangsung sepanjang tahun.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva pada 7 September 2022 mengatakan Kedubes Rusia di Jakarta telah melakukan persiapan untuk kedatangan Presiden Vladimir Putin ke Bali pada November 2022.

Menurut dia, Presiden Putin telah menerima undangan dari Presiden Jokowi untuk menghadiri KTT G20 tersebut.

Putin, kata dia, berniat untuk menghadiri KTT G20 secara langsung di Bali, namun hal itu masih bergantung dengan perkembangan sejumlah isu, termasuk terkait operasi militer Rusia di Ukraina, perkembangan pandemi COVID-19, dan situasi keamanan.

Vorobieva mengatakan bahwa Rusia terus mendukung isu-isu prioritas dalam presidensi Indonesia di G20 dan terus berpartisipasi dalam berbagai acara G20 yang digelar oleh Indonesia.

Rekomendasi