Sebut Hanya Targetkan Situs Militer Israel, Iran Pastikan Tak Serang Pusat Ekonomi

| 15 Apr 2024 13:01
Sebut Hanya Targetkan Situs Militer Israel, Iran Pastikan Tak Serang Pusat Ekonomi
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian. (Antara)

ERA.id - Iran memastikan hanya menargetkan situs militer Israel saat melakukan serangan balasan.

"Iran tidak menyerang lokasi non militer dalam serangan balasan," kata Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dikutip dari Antara, Senin (15/4/2024).

Dia menjelaskan, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menargetkan pangkalan militer tempat tentara Israel menyimpan pesawat F-35, tempat asal serangan terhadap gedung kedutaan Iran di Damaskus awal bulan ini.

Diketahui, pada Minggu (14/4), Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan sekitar 300 rudal dan drone ke wilayah pendudukan Israel sebagai tanggapan atas serangan terhadap konsuler kedutaan Iran di ibu kota Suriah, yang menewaskan dua komandan militer senior dan lima petugas lainnya.

"Operasi tersebut menargetkan pusat intelijen dan mata rezim Zionis yang telah digunakan untuk mengarahkan semua operasi selama enam bulan terakhir, termasuk operasi baru-baru ini terhadap kedutaan Republik Islam Iran di Damaskus," kata Amir-Abdollahian.

"Angkatan bersenjata kami tidak menargetkan pusat ekonomi atau populasi apa pun, bahkan dalam serangan terhadap pangkalan militer.... Ketelitian yang diperlukan telah diperhitungkan dalam menghadapi dan merespons rezim Zionis," tambahnya.

Dia menambahkan, Iran telah menatakan kepada negara-negara regional, di mana terdapat pangkalan militer Amerika Serikat, bahwa tujuan operasi serangan balasan ini untuk mengkuhum rezim Israel atas agresi mereka terhadap wilayah diplomatik Iran.

Republik Islam, katanya, tidak berusaha menargetkan pangkalan atau personel militer AS di wilayah tersebut.

Namun, Menlu Iran itu menambahkan bahwa Iran telah memperingatkan jika AS menggunakan pangkalan militernya di wilayah tersebut untuk melancarkan serangan apa pun untuk mendukung Israel, maka "pangkalan militer AS di negara tersebut pasti akan menjadi sasaran".

"Kami berterima kasih kepada tetangga dan saudara-saudara kami di kawasan yang dengan cepat menerima pesan ini dan menekankan kepada AS dan negara lain untuk segera menjauhkan perang dari wilayah mereka," kata Amir-Abdollahian.

Dia juga menegaskan bahwa Iran berkomitmen terhadap keamanan "saudara-saudara kita di negara-negara tetangga dan di kawasan," ucapnya.

Rekomendasi