Kolaborasi Indonesia dan Finlandia, Ciptakan Teknologi Pengumpulan dan Pemilahan Sampah

| 10 Nov 2023 13:36
Kolaborasi Indonesia dan Finlandia, Ciptakan Teknologi Pengumpulan dan Pemilahan Sampah
Ilustrasi sampah (Foto: Pexels/Sarah Chai)

ERA.id - Finlandia merupakan negara pertama di dunia yang menyusun peta jalan untuk ekonomi sirkular dan memiliki target untuk mencapai target karbon netral mereka di tahun 2035.

Finlandia telah berhasil membangun kemitraan antara pemerintah, masyarakat umum, dan sektor swasta untuk bisa berjalan bersama dan mencapai tujuan karbon netral mereka. 

Finlandia memahami bahwa kolaborasi merupakan hal yang penting untuk menyampaikan tantangan yang mereka miliki secara efektif dalam melakukan transisi ini dan memanfaatkan peluang yang ada. 

Asean Circular Economy Forum 2023 diharapkan bisa menjadi wadah kolaborasi khususnya Finlandia dan Indonesia dengan berbagai pihak dalam bidang ekonomi sirkular. 

Salah satu kerjasama yang sudah berlangsung saat ini adalah kerjasama implementasi teknologi pengumpulan dan pemilahan sampah dengan River Recycle.

"Ekonomi sirkular sering kali disalahpahami sebagai peningkatan proses daur ulang. Padahal, bertransisi ke ekonomi sirkular membutuhkan pendekatan secara keseluruhan,"  ungkap Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/ Bappenas, Dr. Medrilzam saat ditemui di Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung No.1, Mega Kuningan, Jakarta pada Selasa (8/11/2023).

Konferensi pers Asean Circular Economy Forum 2023 (Foto: Era.id/Adelia)
Konferensi pers Asean Circular Economy Forum 2023 (Foto: Era.id/Adelia)

"Yang menangani baik penawaran dan permintaan untuk bisa mengubah sistem bisnis model, model produk dan preferensi konsumen. Transisi ini memberikan kesempatan bisnis yang lebih baik untuk solusi sirkular dan karbon-netral, inovasi, dan kemitraan baru di wilayah ASEAN," lanjutnya.

Beberapa negara anggota ASEAN telah mengadopsi ekonomi sirkular dalam strategi perekonomian nasional mereka dan sedang dalam proses menurunkan rencana ini menjadi aksi nyata. Ini memberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman dan menjadi sarana pembelajaran bersama antara Finlandia dan negara ASEAN lainnya.

"Sirkular ekonomi mendekatkan untuk menyeimbangkan segala sektor. Selain ekonomi sirkular, ekonomi dapat benefit. Bisa dibuktikan ekonomi sirkular menghasilkan benefit. Kita kolaborasi dengan belajar satu sama lain dengan negara tetangga." katanya.

Negara ASEAN berkomitmen untuk mengurangi jejak karbon dalam perekonomian serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap pembangunan berlandaskan ekonomi sirkular di masa depan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan hilangnya sumber daya alam. 

Wilayah ini rata-rata menggunakan 10,8 ton material baru per orang per tahun, dimana jumlah ini sangat dekat dengan jumlah penggunaan material rata-rata secara global. Sementara itu, penggunaan sumber daya di wilayah ini juga masih bersifat linear dan menimbulkan sampah, dimana hanya 2,5% sampah yang dihasilkan di daur ulang dan digunakan Kembali untuk membuat produk baru.

Rekomendasi