Resto Baru Rizky Billar Ditutup Satpol PP, Ternyata Ini Sebabnya

Tim Editor

Rizky Billar (Instagram)

ERA.id - Pesinetron Rizky Billar kembali menuai kritik usai membuat kerumunan di resto terbarunya. Ia dikenakan sanksi dan penutupan akibat kerumunan yang ditimbulkan. 

Pada Minggu (7/3/2021) resto kelima dari pesinetron Rizky Billar terpaksa harus ditutup oleh Satpol PP. Hal ini disebabkan resto Raja Se’i miliknya di Tanjung Duren menimbulkan kerumunan masa. 

“Jadi ada informasi kita patroli bahwa ada laporan tentang kerumunan di restoran Raja Se’i ini. Didatangkan unit ternyata bahwa benar ada kerumunan di sini,” kata Slamet, Ketua Satpol PP yang memimpin razia kepada Era.id.

Padahal cabang kelima Raja Se’i milik Rizky Billar itu baru saja dibuka dan diresmikan. Tetapi yang terjadi justru penutupan sementar oleh Satpol PP. 

Pihak Satpol PP yang mendatangi lokasi pun langsung melakukan pembubaran kerumunan di lokasi. Sebab, kerumunan itu terjadi lantara mereka menunggu kedatangan Rizky Billar. 

(Slamet, Ketua Satpol PP/Foto: Istimewa)

“Jadi untuk selanjutnya kami melakukan pembubaran pada pengunjung restoran ini,” tegas Slamet. 

Bukan cuma dilakukan pembubaran saja, pihak Satpol PP yang bekerjasama dengan Polsek Tanjung Duren juga melakukan penutupan sementara. 

Penutupan ini sebagai salah satu sanksi yang berlaku bagi resto yang menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan. 

“Untuk sementara tindakan kami dengan gabungan Polsek Tanjung Duren membubarkan kerumunan dan menutup total untuk hari ini,” ujar Slamet. 

Lalu, kata Slamet, terkait izin pembukaan resto pihaknya menyebut hal itu menjadi bagian dan tanggung jawab pihak administrasi. 

Slamet dan tim Satpol PP hanya bertugas mengamankan dan juga memberikan sanksi penutupan selama satu hari. 

Kasus kerumunan ini bukan kali pertama yang terjadi di resto milik Rizky Billar. Sebelumnya, cabang resto Billar di Kemang juga pernah didatangi Satpol PP dengan kasus serupa.

Tag: satpol pp Rizky Billar resto Rizky Billar dibubarkan Satpol PP

Bagikan: