Tanggapi Roy Suryo Unggah Meme Stupa Borobudur Mirip Jokowi, Kaesang Pangarep: Itu Kasihan Agama Bersangkutan

| 26 Jun 2022 15:09
Kaesang Pangarep Foto: Instagram/@kaesangp)

ERA.id - Saat ini, Polri mengusut pembuat foto stupa Borobudur yang diedit dengan wajah mirip Presiden Jokowi untuk menyinggung soal naiknya harga masuk ke situs warisan dunia. Rupanya foto editan wajah mirip Jokowi diunggah oleh Pakar Telematika Roy Suryo.

Unggahan ulang dari Roy Suryo menimbulkan kontroversi. Kini, cuitan itu sudah dihapus pasca menimbulkan beragam komentar negatif dari warganet. Mengetahui hal itu, putra bungsu Jokowi Kaesang Pangarep buka suara.

Kekasih Erina Gudono ini lebih memperhatikan perasaan umat Buddha dalam menyikapi meme foto stupa Borobudur mirip Jokowi. Seperti diketahui, Stupa Candi Borobudur adalah lambang dari agama Buddha yang berbentuk mangkuk terbalik, dengan bentuk persegi empat dan atau segi delapan (harmika), serta bentuk tongkat di atasnya.

 

Tretan Muslim dan Kaesang (Foto: YouTube/Tretan Universe
Tretan Muslim dan Kaesang (Foto: YouTube/Tretan Universe



"Termasuk tweetnya Roy Suryo itu lucu nggak?," tanya Tretan Muslim dikutip dari kanal YouTube Tretan Universe.

Kaesang lebih memedulikan perasaan umat Buddha, ketimbang bapaknya sendiri. Justru, ia tak mau ambil pusing dengan perasaan Jokowi yang wajahnya kerap dijadikan meme.

"Yang stupa itu kan kasihan agama yang bersangkutan. Saya sih nggak kasihan sama bapak (Jokowi)," jawab Kaesang.

Dengan santainya, bos Sang Pisang ini mengaku sering menunjukkan sejumlah video dan gambar buatan warganet berupa sindiran, kritikan hingga meme Jokowi.

 

Tretan Muslim dan Kaesang (Foto: YouTube/Tretan Universe
Tretan Muslim dan Kaesang (Foto: YouTube/Tretan Universe



"Wong saya setiap hari ngasih meme/video lucu, malah saya kasih ke ibu 'bu ini ada yang lucu'. Kita 'kan menyampaikan aspirasi, ini lucu loh!," tutur Kaesang.

Pria berusia 27 tahun ini juga tak jengkel dengan keusilan netizen yang kerap membuat meme tentang Jokowi. Menurutnya, meme itu menjadi sarana hiburan jika keluarga sedang berkumpul.

"Santai, karena kadang memang ada yang lucu." lanjutnya.

Rekomendasi