Mengenal Manfaat Biji Pepaya

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Mungkin belum banyak yang tahu, biji pepaya ternyata mengandung banyak sumber nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Nyatanya, biji pepaya kaya akan seperti fosfor, kalsium, magnesium, serat, protein dan antioksidan Mereka juga tinggi lemak dan mengandung asam lemak tak jenuh tunggal termasuk asam oleat. 

Dilansir dari Boldsky, Senin (11/2/2019), ada sejumlah manfaat biji pepaya, yaitu:

1. Memerangi parasit usus 
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menemukan, biji pepaya kering dengan madu memiliki efek signifikan pada parasit usus manusia. Studi lain menunjukkan, ekstrak biji pepaya dapat membantu melawan tiga jenis jamur yang menyebabkan infeksi. Ini karena biji pepaya mengandung enzim proteolitik. 

2. Mencegah pertumbuhan sel kanker
Kandungan antioksidan dalam biji pepaya telah terbukti memiliki sifat antikanker. Sebuah penelitian menunjukkan efektivitas ekstrak biji pepaya dalam mencegah pertumbuhan kanker dan mengurangi peradangan. Studi lain menemukan bahwa biji pepaya hitam dapat membantu mengurangi perkembangan sel kanker prostat. 

3. Detoksifikasi hati 
Benih pepaya mencegah radikal bebas masuk dan menyerang sel-sel hati. Biji pepaya ini membantu dalam menghasilkan sel-sel hati baru dan memiliki kemampuan untuk menghilangkan jaringan mati tanpa mengubah aktivitas sel-sel sehat, berkat kehadiran myrosinase, enzim yang mengaktifkan isoenzim sitokrom P 450 di hati. 

4. Meningkatkan kesehatan pencernaan 
Biji pepaya memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang memainkan peran penting dalam sistem pencernaan. Studi menunjukkan bahwa ekstrak biji pepaya sangat efektif dalam membunuh E. coli, Salmonella, Staphylococcus dan infeksi bakteri lainnya dalam sistem pencernaan. Studi yang sama menyebutkan efektivitas ekstrak biji pepaya dalam mencegah tukak lambung

5. Mencegah kerusakan ginjal 
Biji pepaya dapat mencegah kerusakan ginjal yang disebabkan oleh nefrotoksisitas yang diinduksi oleh obat. Nefrotoksisitas adalah masalah ginjal umum yang terjadi ketika ginjal terpapar obat atau racun yang akhirnya membahayakan mereka. Menurut sebuah penelitian, biji pepaya mengandung phytochemical nephroprotective yang berguna dalam mencegah kerusakan ginjal yang disebabkan oleh obat-obatan seperti parasetamol.

6. Mencegah sembelit 
Karena biji pepaya mengandung banyak serat, mereka membantu mencegah sembelit. Serat bekerja dengan bergerak melalui usus di saluran pencernaan, menambah jumlah besar pada feses Anda untuk meningkatkan keteraturan. Dan penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan asupan serat membantu dalam meningkatkan frekuensi tinja pada orang yang menderita sembelit.


Ilustrasi (Pixabay)

Tapi, mengonsumsi biji pepaya, ternyata juga memiliki risiko bila takarannya tidak pas. Kamu disarankan mengonsumsi biji pepaya satu sendok teh sehari. Simak bahayanya bila mengonsumsi biji pepaya berlebih.

1. Memiliki efek antifertilitas 
Senyawa bioaktif utama benzyl isothiocyanate (BITC) dalam biji pepaya telah terbukti bertanggung jawab atas efek antifertilitas. Senyawa ini cukup efisien untuk merusak endometrium, membuat rahim tidak dapat menerima dan dengan demikian, mempengaruhi implantasi Ekstrak biji pepaya juga mengurangi jumlah sperma dan motilitas sperma pada pria. 

2. Merusak DNA 
Mengkonsumsi biji pepaya dalam jumlah berlebihan bisa berbahaya bagi tubuh Anda. Kehadiran benzyl isothiocyanate (BITC) dalam biji pepaya menyebabkan kerusakan signifikan pada DNA dan memiliki efek toksik pada sel sehat. 

Lalu, bagaimana cara mengonsumsi biji pepaya? Caranya cukup mudah kok. Ambil bijinya dari pepaya dan cucilah dengan benar. Keringkan udara dengan handuk kertas atau keringkan di bawah sinar matahari. Setelah biji bebas kelembaban, giling dan simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang gelap. Kamu bisa mengonsumsi biji bubuk sebagai pengganti lada hitam atau menambahkannya ke dalam saus salad. 

Tag: manfaat makanan kesehatan

Bagikan: