Ebiet G Ade Aransemen Lagu Lama Bareng Adera

Tim Editor

Adera bersama Ebiet G Ade saat membawakan lagu Untuk Kita Renungkan. (Maretian/era.id)

Jakarta, era.id - Musisi legendaris Ebiet G Ade kembali membuat gebrakan. Kali ini Ebiet mengaransemen lagu andalannya "Untuk Kita Renungkan" bersama putranya, Adera, yang memulai kariernya pada tahun 2011 lewat album Lebih Indah. 

Bersama Musica Studios, bapak dan anak itu kompak memperkenalkan kembali lagu yang terinspirasi dari peristiwa meletusnya Gunung Galunggung tahun 1982 untuk generasi milenial. Oleh karena itu, semua aransemen disesuaikan dengan gaya Adera yang lebih kekinian. 

Hal itu diungkapkan Ebiet G Ade saat jumpa media di Arjuna Coffee & Photo Studio, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019). Ebiet mengatakan, semua keputusan aransemen musik ada pada Adera.



"Semua aransemen dipercayakan kepada Adera. Saya tidak ikut main gitar. Karena kalau saya ikutan, nantinya musiknya kayak saya lagi. Makanya biarkan pakai genrenya Adera. Saya tinggal nyesuain," tutur Ebiet G Ade kepada era.id.

Alasan lain penggarapan ulang lagu itu, lanjut Ebiet, untuk menyebarkan pesan perdamaian. Ia berharap lagunya bisa menjadi angin segar yang mempersatukan rakyat Indonesia di tengah situasi perbedaan pandangan politik. Musisi senior itu juga mengajak seluruh pendengarnya menebarkan perdamaian lewat tagar #UNTUKNKRIDAMAI.

"Indonesia haruslah menjadi negeri yang damai, aman, dalam kesatuan yang utuh. Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya yang sujud dan patuh, berusahalah untuk selalu berhati bersih, menghindari pertikaian, dan membuang perilaku nista," kata Ebiet.

Dalam aransemen anyarnya itu, lagu "Untuk Kita Renungkan" tidak lagi didominasi perpaduan piano ikonik dan petikan gitar. Semua dimulai dengan dentingan piano dengan tempo yang sendu yang kemudian dilanjutkan dengan masuknya suara merdu Adera. Sementara pada verse berikutnya, suara sang ayah terdengar lebih meninggi dibanding versi sebelumnya. 
 

Tag: album musik

Bagikan: