Rockickz dan Buah Kesabaran Iwan Hoediarto
Rockickz dan Buah Kesabaran Iwan Hoediarto

Rockickz dan Buah Kesabaran Iwan Hoediarto

By Yudhistira Dwi Putra | 21 Jan 2018 17:33
Jakarta, era.id – Era digital makin memudahkan kita berinovasi dalam bisnis. Kemudahan itulah yang dimanfaatkan Iwan Hoediarto untuk merintis Rockickz, bisnis dry cleaning premium untuk sepatu, tas, dan topi yang ia pelajari secara otodidak.

Berawal dari renungan cetek Iwan kala melihat begitu banyak sepatunya yang kotor hingga harus dibuang. Lalu, seorang kerabat membawakannya cairan pembersih khusus sepatu. Dari situ, ide bisnis Iwan pun muncul. Rockickz kini telah memiliki 10 gerai yang tersebar di Jakarta dan Surabaya.

Latar belakang Iwan sebagai gitaris band rock, Saint Loco tak serta merta membuat jalannya mudah. Iwan tetap berusaha keras mencari informasi, mulai dari internet sampai langsung kepada seorang petugas laboratorium tentang bahan kimia yang ia butuhkan untuk membuat cairan pembersihnya sendiri.

Dan Iwan berhasil. Setelah 33 kali percobaan dalam setahun, ia berhasil menciptakan cairan pembersih khusus ala Rockikz. Bagi Iwan, di era digital ini, akses informasi dapat diraih dengan mudah, asalkan kita mau belajar. Inovasi Iwan juga dikembangkan dengan jasa pewarnaan ulang atau recoloring untuk sepatu, tas, dan topi yang warnanya sudah pudar.

Inilah yang membedakan Rockickz dengan kompetitornya yang belum tentu melayani jasa recolouring. Cat yang digunakan tidak tanggung-tanggung, diimpor langsung dari Amerika Serikat karena di Indonesia belum tersedia. Setelah empat tahun Rockickz berjalan, prinsip kunci yang dipegang Iwan adalah pelayanan yang diberikan Rockickz, terlebih jika ada pelanggan yang komplain.

“Misalnya ada satu masalah, itu saya samperin (pelanggannya), kita duduk bareng dan kita pikirin solusinya. Itu mungkin jasa-jasa lain nggak sampe segitunya. Kalau kejelekan seseorang itu bisa diceritain ke 100 orang, kalau kebaikan paling cuma ke 10 orang. Jadi karena kita jual service di sini, kita harus service orang itu dengan baik,” tutur Iwan.

Peluang bisnis Rockickz bagi Iwan masih besar karena hanya ada sekitar 20 kompetitor se-Indonesia dan 5 kompetitor se-Jabodetabek. Tidak hanya itu, Iwan juga akan segera melebarkan sayap bisnis Rockickz ke kawasan Asia. 

Tags :
Rekomendasi
Tutup