Menghitung Peluang Juara Manchester City

Tim Editor

Pep Guardiola (Foto: www.mancity.com)

Jakarta, era.id - Manchester City cuma membutuhkan lima kemenangan dari 10 laga sisa Liga Premier lagi untuk memastikan diri sebagai juara. The Citizens, saat ini miliki 75 poin, terpaut 16 poin dengan peringkat dua yang juga rival utama mereka, Manchester United (59).

Total poin yang bakal dimiliki City, jika memenangkan lima laga, adalah 90. Jumlah ini tidak akan terkejar Setan Merah yang hanya punya total poin 89 di akhir musim nanti jika mampu menyapu bersih seluruh laga sisa mereka.

Angsuran 15 poin yang menjadi incaran City akan dimulai nanti malam, Minggu (4/3/2018) saat tim asuhan Pep Guardiola menjamu jawara musim lalu, Chelsea yang saat ini angin-anginan. Pekan lalu, tim asuhan Antonio Conte kalah 1-2 dari Setan Merah setelah sebelumnya unggul melalui kaki Willan.

Jika City berhasil mengungguli Chelsea, mereka hanya tinggal mencari 12 poin tersisa. Stoke City, Brighton, dan Everton yang menjadi lawan berikutnya, sepertinya bakal mudah dijadikan ladang poin. Tapi karena pertandingan kontra Brighton mengalami penjadwalan ulang, maka City hanya akan mendapatkan tambahan masing-masing tiga poin dari Stoke dan Everton.

Dengan sisa enam poin yang dibutuhkan City, gelar juara tampak semakin dekat saja. Tapi awas, lawan City berikutnya adalah MU dan Tottenham Hotspur yang tidak akan begitu saja memberikan kemenangan kepada City.

Laga dengan Manchester selalu sarat gengsi. Apalagi kedua pelatih tim ini memiliki rivalitas panjang saat keduanya menukangi dua raksasa Spanyol; Barcelona dan Real Madrid. Meski semua kisah Pep-Mou dimulai dengan persahabatan saat keduanya sama-sama menjadi 'anak buah' Bobby Robson dan Louis Van Gaal di Camp Nou, namun tensi dan gengsi mengubah segalanya.

Pun dengan Spurs. Kinerja apik tim London Utara selama beberapa musim terakhir juga bisa menjadi ganjalan bagi City. Harry Kane yang haus gol, Delle Ali yang eksplosif dan Son Hueng-min yang mengejutkan bisa menjadi mimpi buruk bagi kiper Ederson. Terlebih, pelatih Mauricio Pochettino juga punya sejarah panjang dengan Guardiola.

Pochettino merupakan mantan ikon klub Espanyol, tim sekota sekaligus musuh besar Barcelona. Sejak berperan sebagai pemain dan berlanjut menjadi pelatih klub ini, Pochettino sering menyuarakan ketidaksukaannya terhadap Los Blaugarana. Ia bahkan sering terlibat kontak fisik langsung dengan Pep di atas lapangan.

Katakanlah, City hanya mampu meraup masing-masing satu angka dari dua tim ini. Berarti, mereka masih harus mencari empat poin tambahan untuk bisa bertahta di Liga Premier. Maka, Swansea dan West Ham yang menjadi lawan berikutnya bisa menjadi target meraup poin. 

Jika pertandingan tunda melawan Brighton digelar sebelum dua laga ini, City bahkan tidak perlu bertandang ke West Ham untuk memastikan gelar juara berada dalam dekapannya.

Pasukan Pep Guardiola akan memastikan gelar juara pada pekan ke-34 atau pekan ke-35 sekaligus merayakannya di stadion kebanggaan mereka, City Of Manchester Stadium alias Stadion Etihad!

Tag: liga inggris

Bagikan: