Fanatisme Militan Pemuja K-Pop

Tim Editor

Ilustrasi (Ira/era.id)

Masih terkait tema kami pekan ini, Era Budaya Instan. Kali ini era.id sedikit menyentil jumlah penggemar dan kadar fanatisme para pemuja K-Pop di dunia dan Indonesia. Tiga kelompok musik K-Pop yang memiliki jumlah fans banyak adalah BTS, Big Bang, dan 2ne1.

Jakarta, era.id
- Idola dan penggemar merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Ibarat medan magnet, mereka tarik menarik satu sama lain. Begitu pun dalam K-Pop, yang diklasifikasikan dalam kelompok masing-masing yang diukur dari kadar kecintaan mereka kepada idolanya.
 
Menurut data yang dihimpun Kpopcount, fans K-Pop di seluruh dunia mencapai angka jutaan orang. Boyband Bangtan Boys (BTS) memiliki jumlah fans terbanyak dengan 679.704 anggota. Di Indonesia, pertumbuhan industri musik K-Pop juga cukup pesat. BTS, yang beranggotakan V, Suga, Jungkook, RM, Jin, J-Hope, dan Jimin memiliki pengikut setia bernama BTS Army Indonesia. Jumlahnya, 882 ribu (Twitter), 119 ribu (Facebook), dan 156 ribu (Instagram).

Selain BTS, ada juga Big Bang. Boyband bentukan G-Dragon, T.O.P, Taeyang, Daesung, dan Seungri pada 2006 ini memiliki anggota sebanyak 218.207 di seluruh dunia. Penggemar Big Bang disebut VIP (Very Important Person) yang menggambarkan betapa pentingnya peran penggemar bagi idolanya. Sementara dari ranah girlband, 2ne1 merupakan nama besar yang memiliki fans seabrek di dunia. 



Lalu, apa sih yang dilakukan para penggemar fantik K-Pop ini? Menurut Riviani, admin akun Instagram fanbase Big Bang, aktivitas para penyuka K-Pop khususnya Big Bang bermacam-macam.

"Ada gathering, membahas isu-isu terbaru K-Pop, hingga berjualan. Biasanya, di komunitas itu banyak (yang jualan). Kalau anggota punya online shop suka jualan," katanya kepada era.id, Rabu (21/03/2018). 

Riviani menambahkan, penggemar paling fanatik diukur dari jumlah marchandise yang mereka miliki. Kendati demikian, tidak sedikit juga para penggemar K-Pop yang terlibat fanswar atau saling menjatuhkan satu sama lain. Dan itu, biasanya terjadi pada kalangan penggemar pemula.

"Itu biasanya fans yang baru aja. Jadi dia benar-benar menganggap idola dia itu terbaik nomor satu. Kalau lagi fanswar itu biasanya sampai keluar kata-kata kasar pokoknya. Jadi segalanya dia harus membela idolanya," tandasnya.


(Ilustrasi/era.id)

Tag: era budaya instan k-pop

Bagikan: