Mendalami Tren Operasi Plastik di Korea Selatan

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Ilustrasi (Hilda/era.id)

Masih bertalian dengan Tabir Gelap Panggung K-Pop. Segala tekanan yang muncul dalam industri hiburan Korea Selatan mendorong para pelaku industri hiburan di Negeri Ginseng untuk selalu tampil sempurna. Salah satu caranya, lewat jalan instan operasi plastik. Dalam artikel yang masih merupakan bagian dari artikel berseri Era Budaya Instan ini, kita akan mendalami bagaimana tren operasi plastik berkembang di kalangan penghibur di Korea Selatan, yang luar biasanya jadi sebuah budaya mempercantik fisik secara instan masyarakat kebanyakan.

Jakarta, era.id - Besarnya tekanan dari industri hiburan memaksa artis-artis ataupun selebritas Korea Selatan untuk selalu tampil sempurna. Operasi plastik jadi solusi yang mereka pilih demi mendapatkan bentuk fisik idaman.

Kami enggak asal sebut. Terbukti, sejumlah ulasan membahas fenomena ini. Mulai dari pengakuan dokter yang membantu proses operasi plastik para artis Korea Selatan hingga penelusuran-penelusuran liar yang dilakukan untuk membandingkan kondisi fisik para artis K-Pop sebelum dan sesudah operasi plastik.

Sejumlah media bahkan melansir temuan bahwa aktor dan aktris berbakat Negeri Ginseng itu didapati telah mengeluarkan banyak uang untuk melakukan operasi plastik. Sebut saja personel boyband Super Junior, Leeteuk; anggota girlband Girls Generatios, Yoona; Lee Ji-Eun dari UI, hingga Kim Hyun Joong dari SS501.

Di Korea Selatan, tren operasi plastik tak hanya dilakoni oleh kalangan selebritas. Masyarakat Korea Selatan secara umum pun telah menjadikan operasi plastik sebagai sebuah kebutuhan. 

Dilansir dari Bussiness Insider, di Korea Selatan, operasi plastik bahkan sering dijadikan sebagai hadiah untuk seseorang. Hadiah ulang tahun misalnya, atau penghargaan bagi anak dan remaja yang berhasil meraih sesuatu.

Secara kajian sosial, tahapan perkembangan tren operasi plastik ini telah tergolong luar biasa. Di mana orang tua telah menjadi bagian dari budaya tersebut. 

Negara paling 'gila cantik'

Korea Selatan adalah negara paling 'gila cantik'. Korea Selatan tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat operasi plastik tertinggi di dunia. International Society of Aesthetic Plastic Surgery (ISAPS) mengeluarkan data terakhir mengenai negara dengan jumlah pengguna jasa operasi plastik pada tahun 2016.

Berdasar data itu, Korea Selatan berada di peringkat empat dari 30 negara, dengan total 2.330 tindakan operasi. Korea Selatan hanya kalah dari Amerika Serikat dengan total 6.600 kasus operasi plastik, Brazil 5.500 kasus, dan China 2.800 kasus.

Sekilas, angka oplas di Korsel terlihat kecil. Tapi faktanya, jika dilihat dari persentase per populasi, Korsel jelas menang telak. Pasalnya, penduduk negeri yang terletak di semenanjung Asia Timur itu berjumlah 52 juta orang.

Dengan sistem hitung rataan per populasi, rata-rata ada satu kasus oplas dari 22.000 orang di Korsel. Bandingkan dengan Amerika Serikat yang perbandingannya adalah 1:49.300, Brazil (1:37.800 orang) atau China (1:498.000 orang).

Baca Juga : Fanatisme Militan Pemuja K-Pop

Pada dasarnya, operasi plastik adalah tindakan medis yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin mengubah bentuk dasar bagian tubuh yang dianggap tak sesuai keinginan. Prosedur operasi plastik biasanya disesuaikan dengan berbagai kebutuhan, mulai dari kebutuhan medis yang sangat mendesak (urgent) hingga kebutuhan lain yang bersifat sebagai pelengkap. 

"Banyak orang Asia percaya bahwa kesan pertama sangat penting dan bagian terpenting dari wajah adalah mata. Jadi ketika mereka percaya penampilan mereka akan jauh lebih cantik daripada sebelum operasi," ujar Man Koon Suh, salah seorang pemilik klinik kecantikan di Seoul, sebagaimana dilansir dari Nextshark. 


Infografis (Hilda/era.id)


Lalu, apa bagian tubuh yang paling banyak diubah? 

Data ISAPS menunjukkan, kelopak mata adalah bagian tubuh yang paling banyak dimodifikasi, dengan jumlah 1.300.000 tindakan di seluruh dunia. Di posisi selanjutnya, ada operasi penataan hidung dengan catatan sebanyak 786 ribu tindakan dan pengurusan postur wajah dengan 500 ribu tindakan.

Agak miris memang melihat bagaimana masyarakat Korea Selatan memandang sebuah kecantikan. Tapi, itu lah kenyataan.

Baca Juga : Tulang Punggung Gemerlap K-Pop

Citra kecantikan telah dibentuk sedemikian rupa. Kulit putih, bentuk tubuh yang kurus, rambut lurus panjang, dan wajah mungil. Seperti itulah kira-kira citra kecantikan yang dibangun di Korea Selatan sejak lama.

Gambaran soal kecantikan yang kemudian dicerna mentah-mentah oleh para pelaku dan penikmat industri hiburan di Korea Selatan akhirnya memicu obsesi berlebih di kalangan masyarakat. Semua ingin cantik. Maka dari itu, semua ingin operasi plastik.

Tag: era budaya instan k-pop

Bagikan: