Kibordis Powerslaves Buka Kedai Kopi Khas Banjarnegara

Tim Editor

Rumah Kopi 2 Banjarnegara (Foto: Istimewa)

Jakarta, era.id - Kibordis band rock lawas Powerslaves, Wiwiex Soedarno, membuka kedai kopi bernama Rumah Kopi 2 Banjarnegara pada Jumat (13/4/2018) di Banjarnegara, Jawa Tengah. Grand opening kedai kopi ini dilengkapi dengan sesi ngopi bareng Powerslaves.

Rumah Kopi 2 Banjarnegara berlokasi di Jl Dipayuda 2A Banjarnegara atau di tengah kota Banjarnegara yang mudah dijangkau dengan semua kendaraan termasuk dengan berjalan kaki. Ornamen hitam putih yang menghiasi interior kedai--yang dilengkapi live musik akustik setiap hari--membuat suasana semakin nyaman dan ngopi kita semakin nikmat. Entah itu sambil bekerja, rapat atau sekadar ngobrol-ngobrol.


Salah satu ruangan di Rumah Kopi 2 Banjarnegara (Foto: Istimewa)

"Dalam kehidupan itu ada hitam dan putih, keduanya akan selalu bersama. Andai hitam dan putih itu kita jadikan satu, itu seperti kopi. Enak dan nikmat," Wiwiex menjelaskan filosofi di balik tema hitam putih yang menghiasi kedai kopinya kepada era.id.

Di kedai kopi ini Wiwiex mengusung tema lokal dengan menyediakan kopi organik khas Banjarnegara. Untuk jenis arabica proses full wash ada kopi Kalibening, Balun, Wanayasa, Kasmaran dan Babadan. Sedangkan jenis robustanya ada kopi Pesangkalan, Tlaga, dan juga Kalibening.

"Saya mau mengeksplorasi kopi Banjarnegara. Kopi Banjarnegara punya kualitas yang tidak kalah dibandingkan kopi dari daerah-daerah seperti Toraja, Gayo, Kintamani, dan kopi-kopi lainnya," lanjut Wiwiex.  


Wiwiex Soedarno saat tampil di atas panggung (Foto: Istimewa)

Kopi Kalibening tumbuh di ketinggian 1200-1300 meter di atas permukaan laut. Dilabeli 'premium', secangkir kopi Kalibenening ternyata hanya dihargai Rp15.000. Untuk menambah cita rasa ngopi kita, Rumah Kopi 2 juga dilengkapi dengan jajanan khas daerah Banjarnegara seperti mendoan dan ketela. 

Wiwiex membuka kedai kopi pertamanya di Banjarnegara pada 2016 bersama rekannya, Darwies, yang lebih berpengalaman di dunia kopi. Lokasinya juga di Banjarnegara. Tapi dia berharap bisa membuka kedai-kedai kopi lainnya di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Jakarta dalam waktu dekat.

"Saya menjalani bisnis kopi ini mencoba berangkat dari daerah dan berharap nanti bisa membuka kedai kopi lainnya di berbagai provinsi dan ekspansi ke Jakarta. Namanya bermimpi, pengen mimpi setinggi langit. Saya mencoba bikin piramida terbalik. Dari kota kecil ke kota besar. Siapa tahu berhasil," tandasnya.


Ruangan lain di Rumah Kopi 2 Banjarnegara (Foto: Istimewa)

Tag: lifestyle kopi gayo

Bagikan: