Tuan Tanah 'Merekayasa' Pidato Terakhir Soeharto

Tim Editor

    Mini album "Pidato Terakhir Soeharto" (Sumber: Bandcamp/Tuan Tanah)

    Jakarta, era.id - Sematan embel-embel eksperimental begitu tepat ditujukan buat Tuan Tanah. Sebab begitu lah mereka. Penuh eksperimen, liar, namun genius. Cek aja video terbaru berjudul Pidato Terakhir Soeharto yang mereka rilis untuk memperingati 20 tahun reformasi.

    "Saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai Presiden Republik Indonesia," tutur Soeharto dalam video yang kemudian diikuti laju petikan gitar clean yang makin dominan, disusul ketukan statis snare drum, olahan sequencer dan instrumen lain yang menyusul kemudian.

    Menampilkan Presiden Soeharto dalam pidato pengunduran dirinya, anak-anak Surabaya berhasil merekayasa salah satu dokumentasi paling bersejarah itu menjadi karya audiovisual yang megah.

    Dibalut dengan nuansa post-rock yang kental, mereka berhasil membawakan narasi paling relevan dari peristiwa yang terjadi pada Mei 20 tahun lalu.

    Video ini merupakan bagian dari mini album Tuan Tanah. Melanjutkan narasi lima menit yang digambarkan dalam video, Rozi (lead guitar), Fajro (left guitar), Trita (rythm, synth, squencer), Wira (bass) melanjutkan dengan komposisi instrumental yang melaju hampir setengah jam.
     


    Buat kamu yang ingin menikmati karya ini secara legal, kamu bisa kunjungi tautan berikut: Tuan Tanah - Pidato Terakhir Soeharto.

    Tag: peringatan 20 tahun reformasi album musik band tuan tanah

    Bagikan :