Skandal Asmara Carrie Fisher dengan Bowie dan Mercury

Tim Editor

Carrie Fisher saat memerankan Princess Leia dalam Star Wars (Sumber: IMDB)

London, era.id - Penulis dan sejarawan film, Darwin Porter dan Danforth Prince mengumumkan sebuah proyek buku biografi berjudul Carrie Fisher & Debbie Reynolds: Princess Leia & Unsinkable Tammy in Hell. Sesuai judulnya, buku tersebut bakal menceritakan perjalanan hidup Carrie. Istimewanya, buku ini bakal mengungkap skandal antara Carrie dengan dua musisi legendaris, David Bowie dan Freddie Mercury.

Kisah asmara Carrie dan Bowie terjadi di tahun 1973. Waktu itu, sang ibu, Debbie mengajak Carrie yang masih berusia 17 tahun untuk mendatangi sebuah pesta. Saat itu, Debbie yang kala itu tengah berada di puncak popularitas --setelah menjadi nominasi peraih penghargaan Golden Globe untuk kategori pendatang baru paling menjanjikan-- mendapat undangan langsung dari pentolan The Rolling Stones, Mick Jagger.

Di pesta tersebut, Carrie bertemu dengan Bowie yang kala itu juga tengah melonjak berkat karyanya, Ziggy Stardust yang dirilis 1972. Kebintangan Bowie sempat membuat Carrie yang ketika itu masih mengenyam pendidikan akting di Royal Central School of Speech and Drama, London terobsesi. "Ia telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik bagi para pemberontak dan orang-orang aneh seperti saya," tutur Carrie kepada sahabatnya, Joan Hackett yang menjadi salah satu sumber dalam buku garapan Darwin dan Danforth.

Kedekatannya dengan Bowie membuat Carrie tahu betul bagaimana kepribadian Bowie, termasuk kecanduan Bowie terhadap narkoba. "Beberapa malam, ia (Bowie) menyiksa dirinya, saat tenggelam dengan kokain. Ia bisa berubah menjadi kejam, sensitif, cemburu. Di lain waktu, ia berhasil menaklukkan iblis dalam dirinya dan bisa menjadi manis dan lembut, seakan menunggu dan butuh cinta."

Petualangan cinta Carrie remaja enggak berhenti pada Bowie. Dalam buku yang bakal dirilis bulan depan itu, Darwin dan Danforth juga menceritakan hubungan asmara Carrie dengan musisi legendaris lain, Andika Kangen Band. Eh, enggak deng. Enak aja! Setelah Bowie, Freddie Mercury jadi pelabuhan asmara Carrie yang selanjutnya. Hubungan Carrie dan Freddie cukup dipenuhi gejolak.

Iya, selain dikenal genit, Freddie disebut-sebut tengah menjalin hubungan dengan Mary Austin saat itu. Selain itu, isu bahwa Freddie adalah seorang biseksual turut mewarnai gejolak batin Carrie ketika itu. Namun, apa daya. Namanya asmara. Pada akhirnya, Carrie memilih mengingkari kekhawatirannya dan memutuskan untuk tetap menjalani hubungan asmara dengan pentolan Queen itu.

Semua pasti sepakat, paras Carrie Fisher memang sangat istimewa. Dan soal sosoknya yang bertalenta, semua pun pasti setuju. Kepergian Carrie pada 2016 lalu akibat serangan jantung dalam penerbangan komersil dari London menuju Los Angeles, Amerika Serikat meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang di dunia.

Bukan cuma para penggemar Star Wars, para pesohor dunia pun turut mengungkap duka mereka. Buat saya yang bukan penggemar Star Wars, agak sulit menggambarkan sosok Carrie. Karenanya, izinkan saya mengutip gambaran Carrie dari mata Peter Mayhew, aktor sekaligus salah satu orang terdekat Carrie.

"Tidak ada kata yang dapat mewakilkan kehilangan ini. Carrie merupakan cahaya paling terang di setiap ruangan yang ia masuki. Aku akan sangat merindukannya."

Tag: star wars hari film nasional 2018

Bagikan: