Menparekraf Sebut Wisata Kesehatan Jadi Tren Anak Muda: Jamu Hingga Garam Sehat, Kuncinya Kearifan Lokal

| 05 Aug 2022 19:32
Sandiaga Uno (Dok. Antara)

ERA.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan wisata kesehatan (wellness tourism) pada saat ini dapat disebut menjadi pilihan utama dari para wisatawan.

“Sekarang banyak yang ngomong tentang healing. Healing itu ngapain sih? Benerin feeling supaya feeling kita lebih baik, dan hari ini kita bicara mengenai wellness tourism yang menjadi tren terutama bagi anak-anak muda,” ujar Sandiaga Uno dalam pembukaan International Wellness Tourism Conference & Festival (IWTCF) 2022 di Solo, Jawa Tengah, yang dipantau secara virtual dari Jakarta dikutip dari Antara, Jumat (5/8/2022).

Setelah pandemi COVID-19, Menparekraf meyakini industri kesehatan yang paling bertahan dalam menghadapi krisis mengingat isu kesehatan telah menjadi prioritas masyarakat yang mulai mempromosikan gaya hidup sehat tersebut.

Menurut Sandiaga, wisata kesehatan menjadi kunci pemulihan pariwisata nasional dan global karena jenis wisata itu telah menata ulang paradigma dalam membangun sektor pariwisata pascapandemi.

Kini, Indonesia berada di peringkat ke-17 sebagai negara tujuan wisata kesehatan. Bagi Menparekraf, seharusnya Indonesia berada di lima besar karena wisata kesehatan menciptakan 1,3 juta lapangan kerja baru dan berkualitas.

“Mulai dari jamu, garam yang sehat, dan beberapa produk yang sangat mendorong wellness. Hari ini saya belajar juga ternyata Jawa juga punya yoga bernama beksan, saya juga ingin belajar yoga beksan,” katanya.

Bersama Yogyakarta dan Bali, Solo disebut menjadi destinasi yang fokus kepada wisata kesehatan dengan tagline “Solo, The Wellness City”. Karena itu, lanjutnya, potensi tinggi untuk wisata kesehatan harus terus didorong di Indonesia.

“Kuncinya adalah local wisdom, karena wellness tourism tentang memahami apa yang kearifan lokal lakukan untuk mempromosikan wisata kebugaran dan kesehatan,” ucap Sandiaga.


Rekomendasi