Demo Tuntut Pemakzulan Jokowi dan Dukung Hak Angket, 3.929 Personel Gabungan Disiagakan di Gedung DPR Hari Ini

| 05 Mar 2024 09:41
Demo Tuntut Pemakzulan Jokowi dan Dukung Hak Angket, 3.929 Personel Gabungan Disiagakan di Gedung DPR Hari Ini
Ilustrasi anggota polisi siap amankan demo di depan Gedung DPR Jkaarta. (Antara)

ERA.id - Sebanyak 3.929 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan unjuk rasa beberapa elemen masyarakat di depan gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), Selasa, (5/3/2024).

Rencananya, pada hari ini para demonstran akan menyampaikan aspirasinya terkait hak angket dan pemakzulan Presiden Jokowi. 

"Dalam rangka pengamanan aksi elemen masyarakat di depan gedung DPR/MPR RI, kami melibatkan sejumlah 3.929 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Selasa (5/3/2024).

Mantan Kapolres Bogor Kota ini menjelaskan ribuan personel ini nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik di sekitar gedung DPR/MPR. Aparat juga sudah melakukan antisipasi untuk mencegah massa aksi masuk ke dalam gedung parlemen.

Untuk penutupan atau pengalihan arus lalu lintas di sekitar gedung DPR/MPR bersifat situasional atau melihat perkembangan dinamika situasi di lapangan. 

"Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di depan DPR/MPR RI massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka arus lintas yang akan mengarah ke depan gedung DPR/MPR RI akan kami alihkan, penyekatan di Pulau Dua. Kendaraan dari jalur dalam tol yang akan menuju pintu keluar tol di depan DPR/MPR RI kami tutup dan diluruskan ke arah Slipi," ujarnya.

Susatyo meminta kepada seluruh personel untuk selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengedepankan negoisasi, pelayanan serta humanis.

Untuk para korlap dan orator, diminta melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa.

Rekomendasi